Berita Terkini

KETUA KPU SURABAYA BERIKAN MATERI HUKUM PEMILU DI UNIVERSITAS TRUNOJOYO

Hupmas, KPU SURABAYA- KPU Surabaya mendapat kehormatan untuk menjadi pembicara dalam kuliah umum hukum pemilu dari Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura. Ketua KPU Surabaya, Robiyan Arifin, bertindak sebagai pembicara pada kuliah umum yang dilaksanakan pada Rabu (12/10/2016) tersebut. Dalam paparannya, Robiyan menjelaskan mengenai hukum pemilu di Indonesia. Pria asli Situbondo tersebut menjelaskan tentang lembaga-lembaga dalam penyelenggaraan pemilu yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP.  Setiap lembaga tersebut punya tupoksi masing-masing. KPU sebagai penyelenggara Pemilu, Bawaslu sebagai pengawas penyelenggaraan pemilu, dan DKPP bertugas dalam penyelesaian pelanggaran terkait kode etik. Pemilu merupakan salah satu sarana demokrasi, yang merupakan perwujudan tatanan kehidupan negara dan masyarakat yang berkedaulatan rakyat, pemerintah dari, oleh dan untuk rakyat. Melalui pemilu, setidaknya dicapai tiga hal: pertama; lewat pemilu kita memenuhi hak politik rakyat, kedua; melalui pemilu kita berharap terjadinya proses rekrutmen politik secara adil dan beradab. Ketiga; dari pemilu yang dilakukan secara periodik, akan ada pola pergiliran kekuasaan secara damai. Robiyan juga memaparkan sistem tiap-tiap pemilu. Pemilu DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota menggunakan sistem proporsional terbuka dengan suara terbanyak, pemilu DPD menggunakan sistem distrik berwakil banyak dengan suara terbanyak dan dipilih empat senator untuk tiap provinsi. Sementara, pemilu presiden dan wakil presiden menggunakan sistem distrik dengan suara terbanyak. Namun, Robiyan menegaskan bahwa sistem Pemilu ditentukan oleh DPR bersama Pemerintah. ”KPU hanya mengatur ketentuan pemilu secara teknis saja,” ucap magister ilmu hukum Universitas Bhayangkara tersebut. Sementara itu, Dimas Dyonata, salah satu mahasiswa yang mengikuti kuliah tamu, mengungkapkan apresiasi dan terima kasihnya kepada KPU Surabaya. ”Bagi saya, kuliah umum yang diberikan oleh Ketua KPU surabaya bukan hanya sekedar pemaparan materi tentang hukum pemilu saja,tetapi juga sebagai suatu bentuk edukasi terhadap kaum muda untuk lebih melek terhadap demokrasi sehingga dapat menciptakan kaum muda yang kritis dan berintegritas terhadap demokrasi di indonesia,” kata Dimas.

KPU SURABAYA LAKSANAKAN PENDIDIKAN PEMILIH DI BKM MOROKREMBANGAN

Hupmas, KPU SURABAYA- KPU Surabaya mulai melaksanakan pendidikan pemilih kepada masyarakat pada post-election period. Kamis (13/10/2016), KPU Surabaya melaksanakan silaturahmi dalam rangka pendidikan pemilih ke Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Morokrembangan di Balai RW VI Keluarahan Morokrembangan. Komisioner KPU Surabaya Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Nur Syamsi, mengungkapkan, silaturahmi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dengan stakeholder KPU Surabaya. BKM sebagai salah satu perwakilan tokoh masyarakat merupakan elemen startegis yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemilu atau pemilihan. “Meskipun tidak sedang melaksanakan tahapan pemilu, KPU Surabaya tetap melaksanakan tugasnya, yaitu melaksanakan pendidikan pemilih kepada semua lapisan masyarakat,” tutur Nur Syamsi. Kedatangan KPU Surabaya ini disambut hangat oleh BKM Morokrembangan. Pengurus BKM Moro Krembangan, H. Halwani, menyepakati bahwa pendidikan pemilih bukan hanya tanggung jawab KPU Surabaya semata tetapi juga tugas tokoh masyarakat untuk melaksanakannya. Oleh karena itu, BKM Morokrembangan akan turut menghimbau dan mengajak warga Morokrembangan untuk menggunakan hak pilihnya dalam setiap kesempatan pemilu. Untuk mendukung himbauan kepada masyarakat tersebut, tambah H. Halwani, KPU Surabaya diminta untuk membuat poster yang berisi pentingnya nilai-nilai pemilu. “Kalau ada posternya, bisa ditempel di pintu masuk supaya masyarakat yang keluar masuk Kantor BKM bisa membaca,” ucap pria berusia 73 tahun bersebut. H. Halwani menuturkan, BKM Morokrembangan juga akan memberikan kesempatan kepada KPU Surabaya untuk menyampaikan nilai-nilai pentingnya pemilu dan pentingnya menggunakan hak pilih di depan masyarakat secara langsung ketika BKM mengadakan kegiatan yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah banyak. Menanggapi masukan dari BKM Morokrembangan, Nur Syamsi mengungkapkan apresiasinya. “Terima kasih atas bantuan dari bapak-bapak sekalian terhadap pelaksanaan pendidikan pemilih yang dilaksanakan KPU Surabaya. KPU Surabaya akan berupaya menyediakan poster tersebut untuk mendukung pelaksanaan pendidikan pemilih,” kata pria asli Lamongan tersebut.

DISKUSI REBOAN KPU SURABAYA, BAHAS TENTANG INOVASI ADMINISTRASI NEGARA DALAM IMPLEMENTASI UU KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

 Hupmas, KPU SURABAYA– Diskusi rutin Reboan KPU Surabaya  hari ini (12/10/2016) membahas tentang Inovasi Administrasi Negara Dalam Implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik dengan narasumber Nurita Paramita (Kepala Sub Bagian Teknis dan Hupmas). Di awal paparannya, Nurita Paramita menjelaskan apa itu Inovasi Administrasi Negara. Inovasi Administrasi Negara  adalah proses memikirkan dan mengimplementasikan suatu gagasan yang memiliki unsur  kebaruan dan kebermanfaatan. Inovasi Administrasi Negara harapannya akan menjadi konsensus nasional dari segenap institusi yang telah memiliki kerangka inovasi di bidangnya, termasuk KPU yang notabene adalah lembaga penyelenggara Pemilu di Indonesia. “Inovasi administrasi negara ini diharapkan menjadi sebuah panduan yang praktis bagi aparat dimanapun berada untuk merencanakan, mengelola, dan menjalankan inovasi mereka”, papar  Nurita. Selanjutnya, dalam inovasi pasti ditemui akan adanya berbagai faktor pendorong dan penghambat inovasi. Sehingga dengan cara mengenalinya kita dapat mengoptimalkan faktor pendorong sekaligus menghindari atau menyiasati faktor penghambatnya. Tidak kalah pentingnya adalah dengan terus mengeksplorasi siapa saja sesungguhnya yang berpotensi menjadi inovator. “Ini penting untuk memotivasi setiap orang, terutama para aparatur sipil negara supaya memiliki motivasi untuk berinovasi dimana pun, seperti yang ada di KPU Surabaya,” ungkap perempuan kelahiran Kudus tersebut. Nurita menambahkan, kedepannya diharapkan masing-masing sub bagian juga membuat inovasi-inovasi terkait tupoksi seperti misalnya membuat infografis yang bisa dimasukan di website, atau inovasi dalam pembuatan kliping sehingga kliping bukan hanya sekedar berita yang ditempel.

KPU SURABAYA KOORDINASI PENDIDIKAN PEMILIH DENGAN PRAMUKA KWARCAB SURABAYA

Hupmas, KPU SURABAYA – Langsung tancap gas melaksanakan hasil rapat pleno, KPU Surabaya berkoordinasi dengan Pramuka Kwarcab Surabaya pada Senin (11/10/2016). KPU Surabaya menjajaki kemungkinan untuk berpartisipasi melaksanakan pendidikan pemilih pada acara Kemah Akbar Pramuka 12 November mendatang. Komisioner KPU Surabaya Divisi SDM dan Parmas, Nur Syamsi, mengungkapkan, Pramuka merupakan organisasi yang beranggotakan berbagai kalangan masyarakat. Bahkan, sebagian anggotanya adalah kelompok pra pemilih dan pemilih pemula. ”Karena potensi ini, kami ingin mengenalkan masalah kepemiluan kepada teman-teman Pramuka,” ujar Nur Syamsi di Kantor Pramuka Kwarcab Surabaya sore kemarin. Sekretaris Kwarcab Surabaya, Siti Mariyam, menyambut baik kegiatan KPU Surabaya tersebut. Pramuka Kwarcab Surabaya akan melaksanakan kemah akbar serentak di semua sekolah di Surabaya, kecamatan, komunitas. Kemah akbar sendiri dipusatkan di SMKN 5 Surabaya. ”Pada hari tersebut akan dilaksanakan penyerahan Rekor MURI untuk kemah akbar serentak tersebut,” ungkap Mariyam. Mariyam mengungkapkan, Pramuka Kwarcab Surabaya sangat menyadari pentingnya pendidikan pemilih untuk kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. ”Kami sangat mengapresiasi kegiatan KPU Surabaya untuk melaksanakan pendidikan pemilih kepada Pramuka,” kata Mariyam. Pada saat kemah akbar serentak 12 November 2016 mendatang, KPU Surabaya diberikan kesempatan untuk memberikan pendidikan pemilih di beberapa kecamatan. ”Syaratnya, KPU Surabaya harus turut berpartisipasi dengan berpakaian pejuang dan mengenakan hasduk merah putih karena temanya memang memperingati hari pahlawan,” pungkas Mariyam.

CEK RUTIN GUDANG SEKALIGUS ANTISIPASI TINGGINYA CURAH HUJAN

Hupmas, KPU SURABAYA- Selasa (11/10/2016), Sekretaris KPU Surabaya, Sunarno Aristono,  bersama Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik, Agus Setiyono, melakukan cek rutin kondisi gudang KPU Surabaya di Kompleks Pergudangan Margomulyo. “Cek rutin ini sekaligus memantau kondisi gudang karena beberapa hari terakhir curah hujan tinggi. Namun, Alhamdulillah kondisi gudang aman,” ungkap Aristono.

SUSUN JADWAL PROGRAM PENDIDIKAN PEMILIH

Hupmas, KPU SURABAYA –KPU Surabaya dalam rapat pleno rutin mingguan Senin (10/10/2016) menyusun jadwal program pendidikan pemilih. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat KPU RI No. 525/KPU/IX/2016 Perihal Peningkatan Program Partisipasi Pemilih. Komisioner KPU Surabaya Divisi SDM dan Parmas, Nur Syamsi, mengungkapkan, selama bulan Oktober hingga Desember 2016 akan dilakukan kegiatan pendidikan pemilih dalam bentuk audiensi dan diskusi kepada 10 kelompok masyarakat, mulai dari MUI, LKMK, BKM, Pramuka, dan organisasi masyarakat lainnya. Tujuannya, KPU Surabaya ingin memperoleh kesamaan visi tentang pentingnya partisipasi pemilih dalam Pemilu/Pilkada. Sehingga tercapai kesamaan persepsi  bahwa memilih adalah bagian dari kontribusi terhadap pembangunan. Nur Syamsi menambahkan, KPU  juga mengharapkan agar setelah kegiatan ini, tokoh masyarakat bersedia melakukan melakukan pendidikan pemilih dalam bentuk himbauan dan ajakan tentang pentingnya partisipasi pemilih. ”Apapun pilihan partainya dan siapapun pilihan calonnya,” ujar alumnus Unesa tersebut. Nur Syamsi kemudian meminta masukan dari rapat pleno mengenai kegiatan tersebut. Hasilnya, komisioner yang lain siap menambahkan organisasi masyarakat untuk diajak melakukan pendidikan pemilih.