Berita Terkini

KPU KOTA SURABAYA MENGHADIRI DISKUSI PUBLIK CSCS 2025 FISIP UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

KPUSBY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya berpartisipasi dalam Diskusi Publik Center for Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) 2025 yang diselenggarakan oleh FISIP Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya pada Selasa, 23 September 2025 di Hall A Gedung Soetandyo. Diskusi ini diawali dengan paparan pengamat politik dari UNAIR yang juga Direktur Centre for Governance and Citizenship Studies (CGCS), Airlangga Pribadi Kusman, yang menegaskan perlunya masukan konstruktif dalam penyusunan RUU Pemilu pasca putusan MK terkait pemisahan pemilu dan pemilihan daerah. “Putusan MK terkait pemisahan pemilu dan pemilihan daerah harus diikuti dengan kajian mendalam agar desain pemilu kita lebih kuat dan berkeadilan,” ujarnya. Sementara itu, akademisi sekaligus praktisi Ramlan Surbakti, menjelaskan tentang prinsip-prinsip pemilu dan menekankan pentingnya partai politik sebagai pilar demokrasi untuk membekali dan menyeleksi calon legislatif agar mampu benar-benar mewakili rakyat. Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, turut memaparkan poin-poin penting dalam perumusan desain pemilu dan pemilihan. Dilanjutkan oleh akademisi UNAIR, Dwi Windyastuti Budi Hendrarti, yang menyoroti peran penting perempuan dalam demokrasi dan urgensi pelibatan mereka dalam proses politik. Selain itu, Anggota KPU RI, August Mellaz, juga hadir secara daring melalui Zoom Meeting untuk memberikan pandangannya. Dari KPU Kota Surabaya, kegiatan ini diikuti langsung oleh jajaran komisioner, yakni Ketua Soeprayitno beserta Anggota Bakron Hadi dan Jatayu Kresna Tama.(RM.dkk)

KPU KOTA SURABAYA MENGIKUTI FGD KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

KPUSBY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengikuti Forum Group Discussion (FGD) Keterbukaan Informasi Publik di Lingkungan KPU yang diadakan oleh KPU RI secara Hybrid pada Selasa, 23 September 2025. KPU Kota Surabaya mengikuti secara daring dari lantai 2 Kantor KPU Kota Surabaya mulai pukul 10.55 WIB hingga pukul 15.35 WIB. Acara dibuka oleh August Mellaz, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU RI, yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah mitigasi atas dinamika terkini serta menjadi sarana memperkuat komitmen KPU dalam keterbukaan informasi. Sejalan dengan itu, Iffa Rosita, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU RI, menekankan, "FGD ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan di masa non tahapan sekaligus momentum bagi KPU untuk melakukan pembenahan internal." Sambutan juga disampaikan oleh Deputi Teknis KPU RI, Eberta Kawima, yang menyinggung dasar hukum PPID sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 22 Tahun 2023 yang telah diubah dengan PKPU Nomor 11 Tahun 2024. Hadir sebagai narasumber, Handoko Agung Saputro, Anggota Komisi Informasi Publik (KIP) yang memaparkan mengenai kelembagaan PPID KPU, uji konsekuensi, serta penguasaan dokumen sebagai informasi yang wajib tersedia setiap saat. Selanjutnya, Arbain, Direktur Tera Indonesia Consulting, membahas praktik pengelolaan layanan informasi publik di lingkungan KPU, khususnya terkait informasi yang bersifat dikecualikan pada syarat pencalonan. Kegiatan ini diikuti oleh Soeprayitno selaku Ketua KPU Kota Surabaya, Anggota KPU Kota Surabaya, beserta Kasubbag, staf Partisipasi, Humas dan SDM, serta CPNS.(RM.dkk)

KPU KOTA SURABAYA MENGADAKAN SIDEPE SESI 10, TEMA PEMILU DAN PENYIARAN

KPUSBY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya kembali menyelenggarakan Sinau Demokrasi dan Pemilu (SiDePe) sesi ke-10 pada Senin, 22 September 2025, bertempat di Ruang Rapat Lantai 1. Pada kesempatan kali ini, tema yang diangkat adalah Pemilu dan Penyiaran. Mengawali kegiatan, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kota Surabaya, Subairi, menyampaikan bahwa keberadaan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memiliki peran penting yang berkaitan erat dengan KPU, khususnya dalam masa tahapan Pemilu dan Pilkada. Peran tersebut terlihat dalam pengawasan iklan kampanye serta penyiaran sosialisasi kepemiluan. Hadir sebagai narasumber, Ketua KPID Jawa Timur, Royin Fauziana, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai posisi KPI dalam gugus tugas pemilu bersama KPU, Bawaslu, dan Dewan Pers. Dalam materinya, ia menegaskan bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. “Kerja sama antara KPU dan KPI bukan hanya sebatas teknis penyiaran, tetapi juga sebagai upaya mencegah disinformasi dan hoaks, memastikan transparansi, serta menjaga kredibilitas penyelenggaraan pemilu sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya. Kegiatan ini diikuti oleh Anggota KPU Kota Surabaya, Staf Subbag Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM, CPNS, serta mahasiswa magang.(Rm.dkk)

KPU KOTA SURABAYA MENGADAKAN JALAN SEHAT DI LAPANGAN THOR

KPUSBY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengadakan Jalan Sehat pada Jumat, 19 September 2025 di Lapangan THOR. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani sekaligus meningkatkan semangat dan produktivitas kerja jajaran KPU Kota Surabaya. Acara ini diikuti oleh Sekretaris, Kasubbag, serta staf sekretariat KPU Kota Surabaya dengan penuh antusias dan kekompakan.(RM.dkk)

KPU KOTA SURABAYA MENERIMA KUNJUNGAN PENELITIHAN MAHASISWA UIN SUNAN AMPEL SURABAYA

KPUSBY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menerima kunjungan penelitian dari Ahmad Husein, Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya pada Kamis, 18 September 2025. Dalam kesempatan ini, ia melakukan wawancara secara langsung bersama Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Surabaya, Bakron Hadi tentang Pelaksanaan PSU pada Pemilu Tahun 2024 di Kota Surabaya.(RM.dkk)

KPU KOTA SURABAYA MENGIKUTI DISKUSI PUBLIK YANG DISELENGGARAKAN KPU PROVINSI JAWA TIMUR

KPUSBY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengikuti Diskusi Publik Urgensi Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Tahapan Pemungutan Dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum pada Kamis, 18 September 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom Meeting dari ruang rapat lantai 1, mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB. Acara dibuka oleh Aang Kunaifi, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya teknologi dalam Pemilu. “Teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan, sebagai urgensi mempercepat proses, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan dan melalui diskusi publik ini, kita berharap lahir gagasan-gagasan konstruktif agar penggunaan teknologi benar-benar memberi manfaat bagi integritas Pemilu di tingkat Kabupaten/Kota” ucapnya. Materi pertama disampaikan oleh Mada Sukmajati, dengan tema Pendekatan Regulasi Dan Historis Terhadap Penerapan Teknologi Informasi Dalam Pemungutan Dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Karas Candra Gupta Khan, dengan tema Penggunaan Teknologi Radio Frequency Identification (RFID) Dalam Tahapan Pemungutan Dan Perhitungan Suara. Dari KPU Kota Surabaya, kegiatan ini diikuti oleh Soeprayitno selaku Ketua KPU Kota Surabaya, Bakron Hadi selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Surabaya, Kasubbag serta Staf Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum KPU Kota Surabaya.(RM.dkk)