Berita Terkini

PELAKSANAAN REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA TINGKAT KOTA TETAP PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

Hupmas, SURABAYA – Senin malam (14/12/2020) Pelaksanaan rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota akan digelar selama dua hari yakni pada Selasa-Rabu (15-16/12) mendatang. Bertempat di Hotel Singgasana Jl. Golf 1, Gunung Sari, Kecamatan Dukuhpakis, Surabaya, pelaksaanan rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota tetap akan mematuhi aturan protokol kesehatan ketat. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Soeprayitno mengatakan, selama proses rekapitulasi berlangsung hanya ada 50 orang yang diperbolehkan masuk ke dalam lokasi acara. “Jumlah total yang masuk besok tetaplah 50 orang dengan mengedepankan protokol kesehatan, dimana sebelum masuk juga diawali dengan cuci tangan dan cek suhu tubuh,” ungkapnya saat memimpin rapat persiapan rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota di Kantor KPU Kota Surabaya. Untuk pelaksanaan rekapitulasi pada hari pertama KPU Kota Surabaya mentargetkan sebanyak 16 kecamatan dapat selesai melakukan proses rekapitulasi secara bergantian. KPU Kota Surabaya juga membagi menjadi pelaksanaan rekapitulasi untuk 16 kecamatan menjadi 4 sesi secara bergantian. Untuk tiap sesi, Kecamatan yang tidak sedang melakukan proses rekapitulasi tidak diperkenankan berada di lokasi acara. (trisna/hupmas)

KPU RI PASTIKAN PROSES REKAPITULASI DI TINGKAT KECAMATAN BERJALAN LANCAR

Hupmas, SURABAYA – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020 saat ini memasuki masa rekapitulasi di tingkat kecamatan. Untuk memastikan proses rekapitulasi berjalan lancar, KPU RI meninjau langsung di tempat rekapitulasi di tingkat kecamatan. Salah satu Kecamatan yang dikunjungi oleh KPU RI adalah Kecamatan Wonokromo yang melakukan rekapitulasi di GOR Pancasila, Jalan Patmosusastro nomor 12 Darmo, Kecamatan wonokromo Surabaya. Didampingi Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Subairi, Ketua KPU RI Arief Budiman meninjau langsung proses rekapitulasi. Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, ada tiga hal yang menjadi dasar KPU RI untuk memantau pelaksanaan proses rekapitulasi. Yang pertama adalah ingin memastikan bahwa penyelenggaraan pemilihan kepala daerah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Yang kedua selesai tepat waktu. yang ketiga tidak ada masalah lagi. nah saya sudah terima laporan dari KPU Kota Surabaya, mudah-mudahan jadwal rekap di tingkat kecamatan yang bisa dilaksanakan sampai tanggal 14 nanti bisa diselesaikan tepat waktu ndak ada masalah,” jelasnya. Selain memantau langsung proses rekapitulasi di Kota Surabaya, Arief Budiman juga rencananya akan memantau proses rekapitulasi di tingkat kecamatan di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik. (trisna/hupmas)

KPU SURABAYA MULAI TERIMA HASIL REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA DARI KECAMATAN

Hupmas, SURABAYA – Sabtu Sore (12/12/2020) KPU Kota Surabaya mulai menerima hasil rekapitulasi penghitungan suara dari Kecamatan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. Penyerahan hasil rekapitulasi dilakukan di Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman nomor 87 Surabaya. Serah terima hasil rekapitulasi dilakukan oleh PPK Bulak kepada KPU Kota Surabaya dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan didampingi Panwascam. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Soeprayitno mengatakan, Kecamatan Bulak menjadi kecamatan pertama yang menyerahkan hasil rekapitulasi ke KPU Kota Surabaya. “Kecamatan Bulak menjadi kecamatan pertama dalam penyerahan rekapitulasi penghitungan suara pasca menuntaskan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat kecamatan. terlebih bulak juga sudah menuntaskan proses sistem informasi rekapitulasi (Sirekap),” jelasnya. Adapun dokumen hasil rekapitulasi penghitungan suara terdiri dari model D Hasil Kecamatan-KWK, Model D Kejadian Khusus-KWK, dan daftar hadir kecamatan. (trisna/hupmas)

MINTA KELANCARAN PILWALI, KPU SURABAYA ADAKAN DOA BERSAMA

Hupmas, SURABAYA – Senin (08/12/2020) Dalam rangka meminta kelancaran pelaksanan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020 kepada Tuhan Yang Maha Esa, KPU Kota Surabaya mengadakan doa bersama. Bekerjasama dengan JTV, doa bersama dihelat di Gedung JTV Kompleks Graha Pena Jalan Ahmad Yani 88 Surabaya. doa bersama dipimpin oleh Gus Ghofur dan dihadiri tokoh dari lintas agama di Surabaya. Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi mengatakan, Rangkaian panjang telah dilakukan KPU Kota Surabaya dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilihan yang digelar di masa pandemi kali ini. “Kita berharap seluruh rangkaian pelaksanaan tahapan yang mulai kita laksanakan sejak September 2019 dan kemudian kita lanjutkan kembali pada bulan juni 2020 dan akan kita tandai dengan pemilihan tanggal 9 Desember nanti bisa berjalan dengan lancar, aman, adem ayem sebagaimana slogan kita malam ini berdoa untuk pilwali yang adem ayem,” jelas Nur Syamsi. Nur Syamsi juga mengatakan, perbedaan pilihan jangan sampai menjadikan masyarakat terpecah belah. Serta melalui doa bersama pada malam hari ini menjadi satu ikhtiar bersama agar pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya dapat berjalan lancar. “Saya meyakini betul dengan doa malam hari ini yang menjadi rangkaian ikhtiar kita semua akan menjadi sebuah lompatan, akan menjadi sebuah pijakan bahwa untuk melaksanakan tanggal 9 Desember nanti akan berjalan lancar,” ungkapnya. Untuk diketahui, pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. Dalam pemilihan kali ini, aturan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi hal yang penting untuk ditaati masyarakat yang hendak memberikan suaranya di TPS. (trisna/hupmas)

KPU SURABAYA SERAHKAN SERTIFIKAT AKREDITASI LEMBAGA PEMANTAU DALAM NEGERI KEPADA NETFID

Hupmas, SURABAYA – Senin (07/12/2020) KPU Kota Surabaya kembali menyerahkan sertifikat akreditasi persetujuan seebagai lembaga pemantau dalam negeri yang telah memenuhi syarat. Bertempat di Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman nomor 87 Surabaya, penyerahan sertifikat akreditasi oleh KPU Kota Surabaya dilakukan oleh Kasubag Tekmas Endang Sri Arti Rahayu, kepada perwakilan Network For Indonesia Democratic Society (Netfid) yang beralamat di Jalan Kalisari Timur 1/47 Surabaya. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat Subairi menyampaikan terima kasih kepada Netfid yang sudah berpartisipassi dalam menjadi lembaga pemantau. “Kami ucapkan selamat dan terima kasih atas partisipasinya sebagai lembaga pemantau, dan kami ingin ada sinergi yang baik antara KPU dan lembaga pemantau dengan menjalankan hak dan kewajibannya sebagai lembaga pemantau,” jelasnya. Untuk diketahui, pendaftaran lembaga pemantau pemilihan dalam negeri telah dimulai sejak tangal 1 November 2019 hingga 2 Desember 2020. Sedangkan untuk pemantau pemilihan asing dimulai sejak tanggal 1 November 2019 hingga 8 November 2020. (trisna/hupmas)