Berita Terkini

PEMUTAKHIRAN DAN PEMETAAN DP4 DI KECAMATAN GUBENG

Hupmas, SURABAYA – Dalam memperoleh data sebenarnya dari Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018, KPU Kota Surabaya secara hierarkis memberi instruksi kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk mengadakan pemetaan Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4) bersama dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Salah satu PPK yang sudah melaksanakan pemutakhiran data DP4 tersebut adalah PPK Gubeng, yang berlangsung dari tanggal 8 s.d. 10 Januari 2018. Safiie, Ketua PPK Gubeng, mengatakan proses dari pemetaan mulai dari penentuan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan penunjukan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) sudah dilakukan dan sementara ini sedang dilakukan pemetaan DP4 untuk setiap TPS oleh PPS. ”Kemarin kita sudah mengadakan rakor (rapat koordinasi) dengan PPS se-Kecamatan Gubeng dengan mengacu pada DP4 Pilwali 2015 untuk menentukan jumlah TPS dan menunjuk petugas PPDP yang akan mengadakan coklit (pencocokan dan penelitian) pada tanggal 20 Januari ke rumah-rumah,” kata pria yang pernah menjadi Lurah di Rungkut ini. “Saat ini kami sedang mengadakan koordinasi, konsolidasi, dan pemetaan DP4 yang sudah kami terima dari KPU Surabaya untuk menentukan seberapa banyak orang yang berada di TPS bersangkutan sehingga masyarakat dapat mencoblos ditempat yang tepat, menentukan berapa jumlah penduduk yang akan memilih, dan pemilih baru yang akan ditetapkan dalam data pemilih pemula,” tambah Safiie saat ditemui di gedung Pertemuan  PPK di kecamatan Gubeng, Senin (07/01/2018). Selanjutnya, untuk pemilih yang berada di rumah sakit dan pasar, Safiie menyatakan tidak akan ada TPS khusus melainkan akan ada beberapa petugas PPS yang dikirim  dari daerah sekitar untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan. ”Untuk pemilih yang berada di rumah sakit dan pasar tidak akan ada TPS khusus. Melainkan akan ada petugas khusus yang akan dikirim untuk membantu jalannya pemilihan. Seperti Di rumah Sakit dr. Soetomo misalnya nantinya akan dikirim  2 anggota dari TPS Airlangga dan 2 anggota TPS dari TPS Mojo. masing –masing TPS akan membawa 100 suara. Mereka akan melakukan tugas mereka pada pukul 12 siang hingga selesai untuk mengadakan pelayanan pencoblosan suara,” tutur Safiie. Sementara itu, Djarianto, yang membidangi Divisi Perencanaan dan Data PPK Gubeng, menyampaikan bahwa selama ini belum ada kendala yang pasti dari Kecamatan karena DP4 baru saja turun. Kecamatan Gubeng yang terdiri dari 6 kelurahan dan total jumlah penduduk berdasarkan  DP4 adalah sebanyak 103. 335 calon pemilih. Djarianto, berharap jika tahapan dan penjadwalan pemetaan ini dapat berjalan dengan baik sehingga tagline guyub dan rukun dapat berjalan dengan lancar ke depan.

PARTAI GARUDA DAN PARTAI BERKARYA HADIRKAN ANGGOTANYA YANG TAK DAPAT DITEMUI SAAT VERIFIKASI FAKTUAL KEANGGOTAAN

Hupmas, SURABAYA – Rabu (10/01/2018), KPU Surabaya kembali mendatangkan anggota partai politik (parpol) yang tidak dapat ditemui dan Belum Memenuhi Syarat (BMS) saat dilakukan verifikasi faktual keanggotaan partai politik (parpol) calon peserta Pemilu Tahun 2019 pada tanggal 3 – 8 Januari 2018 lalu. Anggota parpol yang didatangkan kali ini merupakan anggota dari 2 (dua) parpol pasca putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yakni Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dan Partai Berkarya. “Untuk Partai Garuda, kami meminta sebanyak 82 (delapan puluh dua) anggotanya didatangkan untuk diverifikasi, sedangkan untuk Partai Berkarya sebanyak 50 (lima puluh) orang,” terang Divisi Hukum, Purnomo Satriyo Pringgodigdo. Partai Garuda dan Partai Berkarya diberikan waktu selama 2 (dua) hari untuk mendatangkan anggotanya yaitu pada tanggal 10 – 11 Januari 2018 pukul 08.00 – 16.00 WIB yang bertempat di Ruang Rapat Lt. 1 dengan membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. (azi/psp)

BIMTEK PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2018

Hupmas, SURABAYA – Sejumlah 93 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang terdiri dari Ketua, Anggota Divisi Perencanaan dan Data, serta operator Sistem Data Pemilih (Sidalih) menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh KPU Surabaya, Rabu siang (10/01/2018). Adapun yang menjadi pemapar materi dalam acara Bimtek yang berlangsung di Graha Swara Lt. III ini tidak lain adalah Divisi Perencanaan dan Data, Robiyan Arifin. Pria yang lahir di Situbondo ini, saat memaparkan materi, menjelaskan bahwa ada yang berbeda dengan Sidalih pada Pilkada Serentak Tahun 2018. “Yang berbeda dengan Sidalih pada Pilkada Serentak 2018 di antaranya yaitu nantinya akan hanya ada satu link yang digunakan yakni sidalih.kpu.go.id dan untuk tahapan wilayah, akan ada penambahan masa tahapan tertentu pada wilayah tertentu,” papar Robiyan. Lebih lanjut, Kak Roby, demikian yang biasa disapa, juga menjelaskan mengenai tahapan apa saja yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Tahapan tersebut dimulai dari persiapan pada tanggal 9 s.d. 19 Januari 2018, pelaksanaan pada tanggal 20 Januari s.d. 18 Februari 2018, dan pelaporan pada tanggal 28 Januari s.d. 18 Februari 2018. (azi/esar)

DEMI SUKSESNYA #KPUMENCOKLIT, KPU SEDIAKAN BUKU PANDUAN KERJA PPDP

Hupmas, SURABAYA – Seperti yang telah dijelaskan oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman, tahapan penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dan strategis. Oleh sebab itu, untuk memastikan daftar pemilih tersusun dengan baik dan tidak bermasalah, KPU menyediakan buku kerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang dapat digunakan sebagai panduan sekaligus laporan pelaksanaan kerja Pencocokan dan Penelitian (Coklit) bagi PPDP. Adapun isi panduan dari buku tersebut juga dapat dilihat dalam video berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=FVceR1ltXIU

PPK DAN PPS TENGGILIS MEJOYO SIAP LAKUKAN COKLIT TERHADAP 42.404 CALON PEMILIH

Hupmas, SURABAYA – Jelang pelaksanaan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Pemilih, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Kecamatan Tenggilis Mejoyo melaksanakan pemetaan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Sesuai dengan data yang diperoleh dari KPU Kota Surabaya, DP4 Kecamatan Tenggilis Mejoyo untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada 27 Juni 2018 mendatang, tercatat ada 42.404 calon pemilih. “Dari 42.404 itu, 20.731 merupakan calon pemilih laki-laki, sementara 21.673 adalah calon pemilih perempuan,” ujar Bayu Indrawan, Anggota PPK Tenggilis Mejoyo, Divisi Data dan Perencanaan. DP4 yang telah diterima oleh PPK dalam Bimtek kali ini akan dibedah untuk dijadikan acuan dalam menentukan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mengacu pada pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) Surabaya Tahun 2015 lalu, jumlah TPS di Kecamatan Tenggilis Mejoyo adalah sebanyak 75 TPS, sedangkan untuk Pilgub Jatim tahun ini jumlah TPS kita ada penambahan sebanyak 7 TPS, jadi totalnya ada 82 TPS,” tandas Indra demikian yang biasa disapa. Sementara itu, Wisnu, Anggota PPS Kelurahan Panjang Jiwo mengakui, untuk DP4 Pilgub Jatim 2018 ini sangat membantu PPS dalam menentukan jumlah TPS. “Sekarang DP4 sudah dibagi langsung per Kelurahan, sementara dulu saat Pilwali Surabaya 2015 diserahkan dalam bentuk gelondongan,” urai Wisnu. Ketua PPK Tenggilis Mejoyo, Imam Hidayat, menuturkan bahwa dengan pemetaan DP4 ini pihaknya yakin Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di wilayah Kecamatan Tenggilis Mejoyo akan dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU. “Kita berharap teman-teman PPDP bisa melaksanakan coklit serentak pada tanggal 20 Januari nanti dengan hasil optimal,” tegasnya.

PPK SIMOKERTO LAKUKAN SAFARI BIMTEK

Hupmas, SURABAYA – Bertempat di Aula Kecamatan Simokerto, Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK) Simokerto Menggelar Rapat Koordinasi (Rakor). Acara ini dihadiri oleh seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah kerja PPK Kecamatan Simokerto. Rakor yang berlangsung pada hari Senin malam (08/01/2018) ini berjalan dengan lancar penuh kekeluargaan, sekaligus terasa guyub rukunnya di antara sesama penyelenggara ini. Tepat pukul 20.00 WIB, acara rakor dimulai dengan diawali oleh sambutan Ketua PPK Simokerto, M. Khoirul Anam, yang menyampaikan beberapa tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 yang saat ini sedang berlangsung. “Sesuai dengan jadwal Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018, saat ini kita telah memasuki tahapan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), pemetaan pemilih ke dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), dan pendaftaran pasangan calon Pilgub Jatim Tahun 2018. Lebih lanjut, Khoirul berharap para anggota PPS betul-betul memahami ritme pekerjaan kepemiluan, yang dalam hal ini memahami pemetaan DP4 yang dimasukkan ke TPS berikut  tambahan TPS di masing-masing Kelurahan dan dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Sementara itu, di saat yag sama, Musa, Anggota PPK Simokerto, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, menyebutkan bentuk-bentuk sosialisasi yang harus dilakukan oleh PPS baik yang berbasis anggaran maupun non Anggaran. Sebagai pamungkas acara, I Putu Agus M., Anggota PPK Simokerto, Divisi Data dan Perencanaan, memberi bimbingan teknis (bimtek) secara kolektif kepada anggota PPS yang hadir sekaligus meminta laporan hasil bimtek secara mandiri di masing-masing Kelurahan. Sebelum melakukan Rakor, PPK Simokerto telah melakukan safari Bimtek ke kelurahan-kelurahan yang dimulai sejak hari Sabtu, (06/01/2018). Menurut I Putu Agus Muliawan, Anggota PPK Divisi Data dan Perencanaan, safari  ini dilakukan untuk memudahkan bimbingan yang sifatnya lebih teknis, sehingga PPS mudah diberi pemahaman dan dipantau. Selain itu, dengan adanya safari akan meminimalisir kesalahan – kesalahan dalam melakukan pemetaan pemilih kedalam TPS.