Berita Terkini

PEMETAAN TPS DI 31 KECAMATAN TELAH RAMPUNG

Hupmas, SURABAYA – Usai memasuki proses yang cukup panjang, akhirnya pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah kerja KPU Surabaya dapat terselesaikan dengan baik. Hal itu, terbukti dengan adanya penyerahan seluruh berkas yang dilakukan oleh masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke KPU Surabaya, yang sesuai tahapan yaitu tanggal 10 Januari 2018. Divisi Perencanaan dan Data, Robiyan Arifin, menjelaskan batas waktu tersebut merupakan ketentuan yang telah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 1  Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018. Kendati demikian, pria yang pernah menjadi relawan JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat) pada Pemilu 1999 ini, mengatakan bahwa masih terdapat beberapa proses pendaftaran lainnya yang harus dilakukan oleh seluruh PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjelang Pilkada Serentak tahun ini. “Selanjutnya, mereka (PPK) akan memasuki tahap cetak soft copy data dan pemetaan TPS dalam format A-KWK. Hal itu merupakan bekal PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) selama melakukan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) pada tanggal 20 Januari mendatang,” jelas Kak Roby, demikian yang biasa disapa. (aas)

KENYAMANAN PEMILIH, SALAH SATU FAKTOR PENDUKUNG SUKSESNYA PEMILIHAN

Hupmas, SURABAYA – Data pemilih merupakan salah satu faktor yang menentukan kredibilitas sebuah penyelenggaran pemilu maupun pemilihan. Berangkat dari hal tersebut, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Sambikerep melakukan tahapan telaah dan pemetaan data pemilih untuk ditempatkan ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah ditetapkan oleh KPU Surabaya. Berlokasi di Pendopo Kelurahan Lontar, PPK Sambikerep dibantu oleh PPS di wilayah kerjanya melakukan finalisasi pemetaan data pemilih yang terdapat pada Daftar Penduduk Potensial Pemilihan (DP4). Anang Doni, Anggota PPK Sambikerep, Divisi Perencanaan dan Data, mengatakan bahwa pemetaan pemilih ke dalam beberapa TPS dilakukan demi menciptakan kenyamanan pemilih antara lain dengan mendekatkan pemilih ke TPS yang terdekat dengan alamat yang tertera dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektroniknya. Menurutnya, semakin nyaman pemilih akan semakin meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur ini.

PPS KEPUTIH ADAKAN SOSIALISASI BERSAMA TOKOH MASYARAKAT

Hupmas, SURABAYA – Rabu (10/01/2018), Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Keputih mengadakan sosialisasi dengan beberapa elemen masyarakat yang ada di Kelurahan Keputih, di antaranya yaitu Camat Sukolilo Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Keputih, RT dan RW se-Kelurahan Keputih, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Keputih, Karang Taruna Kelurahan Keputih, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Kelurahan Keputih dan tokoh masyarakat lainnya yang ada di Kelurahan Keputih. Berkaitan dengan berjalannya tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018, PPS  Kelurahan Keputih menyampaikan bahwa mulai tanggal 20 Januari 2018 nanti akan ada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan berkunjung ke rumah-rumah warga untuk melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data. Acara sosialisasi yang bertempat di Gedung Pertemuan Kelurahan Keputih ini juga dihadiri oleh 2 (dua) perwakilan dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukolilo dan satu perwakilan dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sukolilo. “Harapan dari kami sebagai PPS Kelurahan Keputih yaitu agar RT dan RW yang hadir dapat menyampaikan juga kepada warga setempat di bawah wilayahnya masing-masing berkenaan dengan informasi tersebut agar kegiatan coklit daftar pemilih nantinya bisa sukses dan berjalan sesuai harapan kita semua”, ucap Ketua PPS Kelurahan Keputih, Setyo Kusumo.

CEGAH MINIMNYA INFORMASI TENTANG PILGUB JATIM 2018, PPK DAN PPS TENGGILIS MEJOYO LAKUKAN SOSIALISASI SECARA MARATON

Hupmas, SURABAYA –  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Kecamatan Tenggilis Mejoyo menggelar sosialisasi berbasis non anggaran terkait tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Kali ini yang menjadi sasaran sosialisasi adalah para kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kelurahan Tenggilis Mejoyo dan Kendangsari. “Kami maraton melakukan sosialisasi Tahapan Pilgub Jatim kepada masyarakat, misalnya kemarin di Kelurahan Tenggilis, hari ini di Kelurahan Kendangsari,” ujar ketua PPK Tenggilis Mejoyo, Imam Hidayat. Sementara itu, anggota PPK Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Abdul Wahab, selain pemutakhiran data pemilih, sosialisasi juga menjadi salah satu pilar suksesnya pemilihan. Dalam acara sosialisasi ini, materi yang diberikan adalah seputar tahapan pendaftaran Bakal Calon (Bacalon) Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018, rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), serta pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) serentak yang dimulai pada tanggal 20 Januari 2018 mendatang. Astie, warga Kendangsari, yang merupakan salah satu peserta sosialisasi, mengaku senang dengan kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh PPK Tenggilis Mejoyo ini. “Acara ini sangat membantu ibu-ibu khususnya anggota PKK dalam memperoleh informasi tentang Pilgub,” ujarnya.

PPK DAN PPS DUKUH PAKIS MONITOR PEMETAAN DP4

Hupmas, SURABAYA – Usai disosialisasikan, akhirnya Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) di wilayah Kecamatan Dukuh Pakis sudah rampung tepat waktu, hasil pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dilaksanakan oleh masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS) dimonitor oleh pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Selasa malam (09/01/2018). Hal itu, sesuai dengan tindak lanjut yang dikeluarkan oleh pihak KPU Surabaya pada bimbingan teknis beberapa waktu lalu, jika pemetaan DP4 akan berakhir pada tanggal 10 Januari 2018. Ketua PPK Kecamatan Dukuh Pakis, Sakur, menjelaskan selain dihadiri oleh para PPK dan PPS di wilayah kerjanya, rapat koordinasi yang dipimpinnya tersebut, juga dihadiri oleh beberapa RT/RW setempat yang berlangsung di aula Kelurahan Dukuh Kupang itu. (aas)

RAPAT KOORDINASI, MUSPIKA TANDES KENALKAN PERSONIL PPK DAN PANWAS

Hupmas, SURABAYA – Padatnya kegiatan menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 mulai menyelimuti seluruh wilayah Surabaya. Tak hanya itu, koordinasi dan sinergitas pun, mulai digali menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah tersebut. Rakor yang dihadiri oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panitia Pemungutan Suara (PPS), staf Kecamatan, dan RT/RW setempat dipimpin langsung oleh Camat Tandes, Ahmad Daya Prasetyono. Selain menggelar rakor juga dibarengi dengan kegiatan sosialisasi mengenai tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Muspika di wilayah tersebut juga memperkenalkan beberapa personil PPK dan Panwas yang akan bekerja sebagai penyelenggara pemilihan di Kecamatan Tandes. “Melalui kegiatan tersebut, pihak Muspika, PPK, dan Panwas setempat, mengajak seluruh unsur masyarakat sekitar untuk ikut serta mensukseskan berjalannya Pilgub Jatim mendatang,” ungkap Ketua PPK Tandes, Thoriqus Shofa.