Berita Terkini

SOSIALISASI INTERNAL TAHAPAN PILGUB JATIM 2018, MELALUI DISKUSI REBOAN

Hupmas, Surabaya-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Rabu (14/6/2017) telah meluncurkan jadwal resmi tahapan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018, dan dari 171 daerah yang akan menggelar Pilkada serentak tersebut, Provinsi Jawa Timur termasuk salah satunya. Meskipun episentrum penyelenggaraan Pilgub Jatim ada di KPU Provinsi, namun KPU Surabaya sebagai salah satu dari 38 KPU Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Timur menggangap penting untuk terus melakukan koordinasi dan sosialisasi internal tentang Peraturan KPU (PKPU) yang menjadi acuan teknis terkait penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018. Rabu (12/07/2017), memanfaatkan forum diskusi Reboan, staf sub bagian Hukum, Kwartika Candra Dewi memaparkan tentang tahapan Pilgub Tahun 2018 yang bersumber pada PKPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018. Diawal diskusi, Tika demikian biasa disapa menjelaskan tahapan yang harus dilaksanakan di setiap bulan selama penyelenggaraan Pilgub Jatim. “Dalam lampiran PKPU Nomor 1 Tahun 2017 disebutkan, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat telah dimulai pada 14 Juni 2017. Sedangkan pembentukan PPK dan PPS akan dimulai 12 Oktober 2017,” papar Tika. Tika menambahkan, untuk masa kampanye sendiri akan dimulai pada 15 Februari 2018 dan masa tenang serta pembersihan alat peraga akan dimulai pada 24 Juni 2018. “Adapun pemungutan dan penghitungan suara Pilgub Jatim akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018, sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018,” imbuhnya. Terkait paparan yang disampaikan oleh Tika, Sekretaris KPU Surabaya, Sunarno Aristono memberikan tanggapannya.“Paparan yang disampaikan oleh bu Tika sangat bagus. Jelang Tahapan Pilgub Jatim 2018 yang akan berlangsung dalam waktu dekat, tentunya menjadi suatu hal yang krusial bagi setiap personil di KPU Surabaya untuk mengetahui tupoksi masing-masing, apalagi dibanding pemilu-pemilu sebelumnya jumlah personil kita saat ini menyusut sangat jauh. Untuk itu, tolong mental dan kesehatan tiap-tiap pegawai disiapakan jelang Pilgub Jatim 2018 yang akan disusul dengan Pemilu 2019,” ungkap Aris. (cha)

PERSIAPKAN DATA PENDUKUNG JELANG RAKOR BLITAR 14-15 JULI 2017

Hupmas, Surabaya-KPU Provinsi Jawa Timur terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur demi lancarnya penyelenggaraan Pilgub Jatim 2018 yang tahapannya akan bergulir dalam waktu dekat, dan salah satu hal yang krusial untuk dikoordinasikan adalah terkait dengan pemutakhiran data pemilih. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, akses portal Sidalih untuk Pilkada serentak 2018 telah resmi dibuka pada tanggal 11 Juli 2017 oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman. Dengan dibukanya kembali Sidalih ini, maka portal yang khusus digunakan untuk pemutakhiran data pemilih ini bisa diakses oleh penyelenggara pemilu melalui operator Sidalih yang telah ditunjuk oleh masing-masing KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Untuk itulah, KPU Jatim merasa perlu untuk merangkul Divisi Perencanaan dan Data dan operator Sidalih se wilayah Jawa Timur dalam sebuah forum Rapat Koordinasi yang diwujudkan dengan mengirimkan surat undangan Nomor: 18/PR.02.2-Und/35/Prov/VII/2017 tertanggal 7 Juli 2017 ke KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Sesuai dengan isi undangan tersebut maka, Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi beserta Divisi Perencanaan dan Data, Robiyan Arifin dan Operator Sidalih, Mochamad Fatoni akan menghadiri Rakor yang akan dilaksanakan di Ruang Pendopo Kabupaten Blitar besok (tanggal 14-15 Juli 2017) dan rencananya akan diikuti oleh 130 peserta dari KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Mengingat pentingnya Rakor tersebut, Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi, menginstrusikan kepada Sub Bagian Program dan Data untuk mempersiapkan data yang harus dibawa dalam Rakor tersebut. “Selain harus memastikan kembali Operator Sidalih kita telah mendapatkan username dan password yang berguna untuk mengakses seluruh fitur Sidalih, ada beberapa data yang harus dibawa seperti data mutarlih berkelanjutan yang siap entry untuk kebutuhan input dan snapshot serta data terkait perkembangan E-KTP di Kota Surabaya yang meliputi jumlah wajib KTP, jumlah penduduk yang telah rekam data, jumlah E-KTP yang sudah cetak, serta jumlah penduduk yang belum rekam dan belum cetak E-KTP,” ungkap Syamsi. “Semoga segala ikhtiar kita ini bisa mewujudkan daftar pemilih yang berkualitas serta mampu mengakomodir seluruh hak politik masyarakat Jawa Timur pada umumnya dan Surabaya pada khususnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018,” ungkapnya kembali. (cha)

GUNA MELENGKAPI TUGAS AKHIR, MAHASISWA ILMU POLITIK UNAIR MENGAJUKAN PERMOHONAN INFORMASI TENTANG PEMILIH PEMULA

Hupmas, SURABAYA – Pemilih pemula selalu menarik untuk dikaji karena memiliki peranan yang penting dalam menjaga keberlanjutan perhelatan pemilu dimasa mendatang. Terlebih sebanyak 20% dari seluruh pemilih adalah pemilih pemula. Topik ini kemudian diangkat menjadi bahan penelitian skripsi oleh Cindy Indira Firdausi, mahasiswa jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Airlangga Surabaya. Cindy yang ditemani oleh sahabatnya yang satu angkatan, Desi H.R., mendatangi KPU Surabaya, Kamis siang ini (13/07/2017). Dengan sigap petugas Desk Pelayanan Informasi dan Dokumentasi, Arnik April Susanti, langsung meregister permohonan informasi yang diajukan. “Saya sedang mencari referensi tentang pemilih pemula berdasarkan usia 17 tahun dari kurun waktu tahun 2010 – 2015,” jelas Cindy. Sesuai dengan Keputusan KPU No. 88/Kpts/KPU/Tahun 2015 tentang Standar Operasional Prosedur Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan KPU, jangka waktu proses penyelesaian pemohonan informasi dilaksanakan paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak diterimanya permohonan. “Akan segera kami proses pengajuan Saudari karena masih akan didisposisi ke pimpinan,” terang Arnik. Sembari mengajukan permohonan informasi, dua mahasiswa tersebut juga melakukan visitasi ke RPP Bung Tomo. “Senang bisa mengunjungi KPU karena selain bisa mendapatkan bahan tugas akhir tapi juga dapat tambahan wawasan di RPP ini,” ungkap Cindy.

LANJUTKAN SOSIALISASI AJAKAN REKAM E-KTP, GILIRAN 7 KECAMATAN DISAMBANGI KPU SURABAYA

Hupmas, Surabaya-KPU Surabaya terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya kepemilikan E-KTP dalam Pemilu dengan mendistribusikan X-Banner ajakan rekam E-KTP bagi masyarakat Surabaya ke kecamatan-kecamatan. Kali ini giliran Kecamatan Sukolilo, Rungkut, Gunung Anyar, Mulyorejo, Tambaksari, Genteng dan Wonokromo yang mendapat giliran distribusi X-Banner dan sosialisasi pentingnya kepemilikan E-KTP. Selasa (11/07/2017), Divisi Perencanaan dan Data KPU Surabaya, Robiyan Arifin yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Raditya Dwita Ardana beserta salah satu staf Logistik, Idris Rochmad, turun langsung untuk mendistribusikan X-Banner tersebut ke 7 (tujuh) kecamatan tersebut. Robi demikian biasa disapa meminta para camat untuk pro aktif mengajak warganya melakukan perekaman e-KTP bagi yang belum melakukan perekaman. “Kami, dari KPU Surabaya pun juga akan terus menghimbau kepada warga Surabaya yang belum memiliki E-KTP segera melaporkan diri. Jangan sampai masyarakat kehilangan hak pilihnya dalam setiap perhelatan Pemilu karena belum memiliki E-KTP,” ungkapnya. Robi menambahkan, sosialisasi terkait perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) dilakukan agar pada masa tahapan pendaftaran pemilih, semua warga tercatat dalam daftar pemilih. Peran pemerintah daerah (pemda) dirasa sangat penting untuk membantu kelancaran pesta demokrasi tersebut. “Alhamdulillah semua kecamatan yang kami kunjungi hari ini, (Selasa, 11/07/2017, red) semua menyambut hangat, bahkan di Kecamatan Rungkut, kami disambut langsung oleh Pak Syafik yang menjabat sebagai Camat. Pak Syafik ini dulu pernah menjabat sebagai Sekretaris KPU Kota Surabaya Tahun 2007-2009, jadi bisa sosialisasi sekaligus nyambung silaturrahim dengan beliau,” terangnya. Robi melanjutkan, kegiatan turun langsung ke kecamatan kali ini, selain untuk turut melakukan sosialisasi rekam E-KTP juga untuk memberikan informasi awal ke kecamatan terkait tahapan Pilgub Jatim 2018. “Seperti informasi terkait pembentukan panitia adhoc yang terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) misalnya, banyak ditanyakan oleh pihak kecamatan,” tandas pria asli Situbondo ini. (cha)

LANJUTKAN SOSIALISASI AJAKAN REKAM E-KTP, GILIRAN 7 KECAMATAN DISAMBANGI KPU SURABAYA

Hupmas, Surabaya-KPU Surabaya terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya kepemilikan E-KTP dalam Pemilu dengan mendistribusikan X-Banner ajakan rekam E-KTP bagi masyarakat Surabaya ke kecamatan-kecamatan. Kali ini giliran Kecamatan Sukolilo, Rungkut, Gunung Anyar, Mulyorejo, Tambaksari, Genteng dan Wonokromo yang mendapat giliran distribusi X-Banner dan sosialisasi pentingnya kepemilikan E-KTP. Selasa (11/07/2017), Divisi Perencanaan dan Data KPU Surabaya, Robiyan Arifin yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Raditya Dwita Ardana beserta salah satu staf Logistik, Idris Rochmad, turun langsung untuk mendistribusikan X-Banner tersebut ke 7 (tujuh) kecamatan tersebut. Robi demikian biasa disapa meminta para camat untuk pro aktif mengajak warganya melakukan perekaman e-KTP bagi yang belum melakukan perekaman. “Kami, dari KPU Surabaya pun juga akan terus menghimbau kepada warga Surabaya yang belum memiliki E-KTP segera melaporkan diri. Jangan sampai masyarakat kehilangan hak pilihnya dalam setiap perhelatan Pemilu karena belum memiliki E-KTP,” ungkapnya. Robi menambahkan, sosialisasi terkait perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) dilakukan agar pada masa tahapan pendaftaran pemilih, semua warga tercatat dalam daftar pemilih. Peran pemerintah daerah (pemda) dirasa sangat penting untuk membantu kelancaran pesta demokrasi tersebut. “Alhamdulillah semua kecamatan yang kami kunjungi hari ini, (Selasa, 11/07/2017, red) semua menyambut hangat, bahkan di Kecamatan Rungkut, kami disambut langsung oleh Pak Syafik yang menjabat sebagai Camat. Pak Syafik ini dulu pernah menjabat sebagai Sekretaris KPU Kota Surabaya Tahun 2007-2009, jadi bisa sosialisasi sekaligus nyambung silaturrahim dengan beliau,” terangnya. Robi melanjutkan, kegiatan turun langsung ke kecamatan kali ini, selain untuk turut melakukan sosialisasi rekam E-KTP juga untuk memberikan informasi awal ke kecamatan terkait tahapan Pilgub Jatim 2018. “Seperti informasi terkait pembentukan panitia adhoc yang terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) misalnya, banyak ditanyakan oleh pihak kecamatan,” tandas pria asli Situbondo ini. (cha)

HARI INI, TIM SIDALIH KPU SURABAYA SIAP IKUTI TELECONFERENCE DAN SIMULASI ENTRY DATA DI KPU JATIM

Hupmas, Surabaya-Setelah di pagi hari, aktivitas di KPU Surabaya dimulai dengan dilaksanakannya Apel Pagi, maka agenda kerja di hari Senin (10/07/2017) dilengkapi dengan dilaksanakannya rapat pleno rutin yang diikuti oleh seluruh jajaran Komisioner, Sekretaris dan Kepala Sub Bagian di KPU Surabaya. Diawali dengan pembacaan laporan realisasi anggaran sampai dengan Bulan Juni 2017 yaitu sebesar 44,27% oleh Bendahara KPU Kota Surabaya, Endah Yuli Ekowati, rapat pleno Senin siang tersebut kemudian membahas tindaklanjut dari beberapa surat masuk diantaranya adalah Surat Edaran Sekjen Nomor 760/SJ/VII/2017 tentang Penyampaian Rencana Aksi Kinerja dan Pemantauan Perjanjian Kinerja Tahun 2017 yang deadline penyampaiannya adalah tanggal 24 Juli 2017 serta Surat dari KPU Provinsi Jawa Timur nomor:18/PR.02.2-Und/35/Prov/VII/2017 perihal undangan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang akan dilaksanakan di kantor KPU Kota Blitar pada tanggal 14-15 Juli 2017. Kepala Sub Bagian Program dan Data KPU Surabaya, Andam Riyanto, dalam pleno memaparkan kesiapan tim Sidalih KPU Surabaya untuk mengikuti kegiatan Rakor di Kota Blitar tanggal 14-15 Juli 2017. “Sebelum Rakor di Kota Blitar, di hari Selasa 11 Juli 2017 (hari ini, red), Tim Sidalih KPU Surabaya diundang dalam acara teleconference dan simulasi entry data melalui SIDALIH di KPU Provinsi Jawa Timur. Untuk kelancaran kegiatan tersebut, data pendukung yang dibutuhkan yaitu data DPTB-2 Pilwali Surabaya 2015 telah disiapkan,” jelas Andam. Terkait dengan undangan marathon tentang pemutakhiran data pemilih yang diawali dengan teleconference pembukaan SIDALIH serta Rakor di Kota Blitar, Divisi Perencanan dan Data KPU Surabaya, Robiyan Arifin mengungkapkan bahwa dengan adanya SIDALIH ini tentu akan memudahkan pekerjaan penyelenggara pemilu ditingkat bawah, sehingga didapatkan data yang akuntabel dan mutakhir dalam Pilgub Jatim 2018 dan Pemilu 2019.“Oleh karena itu moment teleconference dan simulasi SIDALIH harus benar-benar dimanfaatkan oleh operator SIDALIH untuk belajar sampai bisa karena kevalidan data tergantung tugas operator,” ungkap Robi. (cha)