Berita Terkini

SOSIALISASI PEMILU 2019, RELASI BASIS KEAGAMAAN INGATKAN PENTINGNYA MENGGUNAKAN HAK PILIH

Hupmas, SURABAYA – Sabtu (16/02/2019), Relawan Demokrasi KPU Surabaya dari basis keagamaan lakukan sosialisasi Pemilu Tahun 2019 kepada Ibu-ibu Jamaah Tahlil Yasin Kelurahan Siwalankerto dan Kelompok Taklim Masjid Al-badar Dukuh Menanggal yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Rukun Warga (RW) 09 Kelurahan Dukuh Menanggal. Diawal sosialisasi dilakukan pengenalan kepada masyarakat terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, kemudian terkait dengan pemilih dan pengecekan masuk tidaknya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Penyampaian informasi tentang warga yang bisa mengurus pindah memilih ke kantor KPU apabila ketika hari pemungutan tidak bisa atau sedang bekerja di tempat terdaftar sebagai pemilih serta pengenalan 5 (lima) jenis surat suara. Dimanapun posisinya, jangan sampai tidak menggunakan hak pilih untuk memilih dalam pemilu. “Ada kemudahan dari KPU bagi bapak/ibu apabila tanggal 17 April nanti tidak bisa mencoblos di tempat terdaftar, yakni dengan mengurus pindah memilih. Namun Bapak/Ibu kalau pindah pilihnya misalnya keluar kota maka tidak akan mendapatkan 5 (lima) surat suara,” jelas Afifun Nidlom. Lanjut Nidlom, disampaikan kepada peserta untuk lebih teliti dalam menyampaikan berita atau informasi tentang pemilu. Harus di cek kembali sebelum menyebarkan berita. Paling penting, untuk mewujudkan pemilu yang baik dan lancar, dibutuhkan masyarakat yang aktif, terutama menggunakan hak pilihnya. (guh/esar)

GIATKAN SOSIALISASI PEMILU 2019 DI HARI MINGGU DI PAROKI SANTA MARIA TAK BERCELA

Hupmas, SURABAYA – Minggu pagi (17/02/2019) KPU Surabaya lakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih Pemilu 2019 bersama Paroki Santa Maria Tak Bercela. Dalam sosialisasi pagi ini diisi oleh 3 (tiga) pemateri. Untuk pemateri yang pertama yaitu anggota KPU Surabaya Divisi Sosdiklih dan Parmas, Muh. Kholid Asyadulloh, pemateri kedua adalah Ketua Bawaslu Surabaya, Hadi Margo Sambodo dan pemateri ketiga yaitu RD. Prastisto. Sosialisasi yang bertempat di Balai Paroki Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Lantai 2, Jalan Ngagel Madya 1 Surabaya dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan langsung pemaparan materi kepemiluan oleh KPU Surabaya. “Pada tanggal 17 April 2019 mendatang akan ada Pemilu Serentak yang diadakan pertama kali di Indonesia, maka dari itu jangan sampai Anda melewatkan momen berserjarah tersebut,” jelas Kholid. Pria kelahiran Boyolali tersebut juga menjelaskan tentang tata cara coblos yang benar agar suara yang telah digunakan tidak sia-sia nantinya. “Perhatikan pula mengenai tata cara coblos ketika pemungutan suara nanti, jangan sampai mencoblos ditempat yang salah sehingga suara yang dihasilkan tidak sah,” terangnya. (lay/esar)

RAPAT KOORDINASI RENCANA FASILITASI KEGIATAN PENDIDIKAN PEMILIH KE MASYARAKAT RELASI PEMILU 2019

Hupmas, SURABAYA –  Sabtu pagi (16/02/2019), KPU Surabaya mengundang perwakilan relawan demokrasi (relasi) dari 10 (sepuluh) basis untuk melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Fasilitasi Kegiatan Pendidikan Pemilih ke Masyarakat di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor KPU Surabaya. Rakor dipimpin langsung oleh anggota KPU Surabaya Divisi Sosdiklih dan Parmas, Muh. Kholid Asyadulloh dan didampingi Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas, Endang Sri Arti Rahayu. Rakor tersebut membahas tentang bagaimana perkembangan kegiatan relasi setelah 1 (satu) bulan pembentukan serta membahas terkait dengan susunan laporan kegiatan baik dari segi format penulisan hingga jadwal penyampaian laporan. Laporan relasi disusun sesuai dengan format yang diatur oleh KPU RI dan dibuat tiap bulan dengan batasan pelaporan untuk setiap kegiatan paling lambat diakhir bulan. Kegiatan yang dilaporkan oleh relasi tidak hanya kegiatan berbasis anggaran, namun juga kegiatan berbasis non anggaran. “Semoga Relasi pemilu 2019 terus semangat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosialisasi baik berbasis anggaran maupun non anggaran, terima kasih sudah berjuang demi suksesnya Pemilu Serentak Tahun 2019,” ucap Kholid. (lay)

RAPIM PENGELOLAAN PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA ANGGARAN TA 2019

Hupmas, SURABAYA – Selama 2 (hari) mulai hari Sabtu (16/02/2019) hingga besok (17/02/2019) KPU Provinsi Jawa Timur mengundang 38 Ketua beserta Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dalam rangka Rapat Pimpinan (Rapim) Pengelolaan Program dan Kegiatan serta Anggaran Tahun 2019. Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi serta Sekretaris KPU Surabaya, Sunarno Aristono hadir dalam rapim yang dilaksanakan di The Sun Hotel, Jl. Pahlawan No. 1 Sidoarjo. Rapim dibuka langsung oleh Ketua Provinsi Jawa Timur, Eko Sasmito. Dalam rapim tersebut membahas tentang rencana pelaksanaan kegiatan tahun 2019, progress report penyiapan logistik pemilu 2019, hingga persiapan menjelang Pemilu Serentak Tahun 2019 lainnya. (lay/esar)

SEMINAR NASIONAL DAN DEKLARASI DAMAI PMKRI CABANG SURABAYA BERSAMA KPU SURABAYA

Hupmas, SURABAYA –   Sabtu (16/02/2019), dalam rangka menyambut Pemilu Serentak Tahun 2019, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Surabaya Sanctus Lucas adakan Seminar Nasional dan Deklarasi Damai dengan pembicara dari KPU Surabaya dan Bawaslu Surabaya. Acara yang berlangsung di Margasiswa PMKRI Cabang Surabaya, Jl. Taman Simpang 4A tersebut dibuka langsung oleh Ewaldus Bole yang akrab dipanggil Aldo selaku Ketua PMKRI Cabang Surabaya dengan tema “Peran Mahasiswa Dalam Mewujudkan Pemilu Yang Berintegritas dan Bermartabat.” “Terima kasih kami sampaikan kepada KPU dan Bawaslu yang telah hadir, semoga dalam acara ini nanti bisa membagi ilmu tentang kepemiluan dan juga pengawasan dari penyelenggara secara langsung,” ungkap Aldo dalam sambutannya. Lebih lanjut, Aldo berharap semoga pelaksanaan pemilu nanti bisa berjalan dengan lancar dan aman. Hadir sebagai pembicara pertama adalah Robiyan Arifin, anggota KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. Pengenalan kepemiluan mulai dari penyelenggara pemilu, tahapan pemilu, peserta pemilu, daftar pemilih, pengurusan pindah memilih, dan terakhir 5 jenis surat suara. “Dalam proses pemilu, yang utama adalah adanya penyelenggera. Baik KPU, Bawaslu, dan juga DKPP,” jelas Robiyan. Robiyan juga menjelaskan mengenai pelayanan pengurusan pindah memilih, bahwa mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan dan tidak sempat memilih di daerah tempat terdaftar bisa mengurus di KPU Surabaya. Konsekuensi dari pindah memilih tentu akan berpengaruh pada jumlah surat suara yang diterima, yang jika aslinya 5 (lima) jenis surat suara, tentu akan berkurang sesuai ketentuan tempat dimana memilih nanti. Sebagai pemateri kedua, Hadi Margo selaku Ketua Bawaslu  Surabaya menjelaskan pelaksanaan pengawasan pemilu di  Surabaya seperti pengawasan pada masa kampanye. Selanjutnya pemateri ketiga adalah Stenly Jemparut yang merupakan Ketua PMKRI Tahun 2015-2016 yang menjelaskan pentingnya kesadaran dan peran pemuda dalam menyukseskan pemilu. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab, penyerahan cinderamata, serta Pembacaan Deklarasi Pemilu Damai oleh panitia dan seluruh peserta. (guh/esar)

SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN PEMILIH “LAW CAFE FORUM” BERSAMA UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA

Hupmas, SURABAYA – Sabtu malam (16/02/2019) bertempat di Universitas Wijaya Putra (Kampus Wiyung), BEM FH UWP mengadakan Law Cafe Forum dengan tema “Problematika Mantan Narapidana Koruptor Menjadi Calon Legislatif”. Divisi Hukum KPU Kota Surabaya, Miftakul Ghufron didapuk menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. “Forum yang luar biasa ini patut diapresiasi oleh kita semua, apalagi forum diskusi ini bertujuan untuk mengetahui arah politik hukum di Indonesia mengenai aturan pelarangan mantan narapidana korupsi sebagai calon legislatif,” papar pria asal Grobogan ini. “Kami harap setelah berakhirnya diskusi ini bukan berarti berakhir pula untuk kita peduli terhadap politik di Indonesia, gunakan hak pilih kalian saat 17 April 2019 nanti agar terpilih pemimpin yang paling terbaik untuk bangsa Indonesia,” demikian kalimat penutup oleh Ghufron untuk menandakan berakhirnya diskusi pada malam ini. (cha/lay)