Berita Terkini

PENGUMUMAN HASIL PENELITIAN KEABSAHAN DOKUMEN PERSYARATAN CALON ATAS NAMA MACHFUD ARIFIN DAN MUJIAMAN DALAM PEMILIHAN WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA SURABAYA TAHUN 2020

Hupmas, SURABAYA – Dalam rangka menindaklanjuti ketentuan Pasal 54 ayat 1 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, KPU Kota Surabaya mengeluarkan Pengumuman Nomor: /PL.02.2-PU/3578/Kota/IX/2020 tentang Pengumuman Hasil Penelitian Keabsahan Dokumen Persyaratan Calon Drs. MACHFUD ARIFIN, S.H., dan MUJIAMAN Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya tahun 2020. Pengumuman selengkapnya dapat diunduh pada link berikut: 829 – Pengumuman Hasil Vermin MA-Mujiaman

KPU SURABAYA BERSAMA GMNI GELAR SOSIALISASI TATAP MUKA

Hupmas, SURABAYA – Minggu (20/09/2020) KPU Kota Surabaya bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya menggelar Kegiatan Sosialisasi Tatap Muka dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020. Bertempat di Wisma Marinda, Jalan Sukosemolo Perum Semolowaru Indah Blok i No. 6-7 Surabaya, Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 orang mahasiswa dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebagai pembicara dalam kegiatan ini adalah Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Turcham dan anggota Bawaslu Kota Surabaya Hadi Margo Sambodo. Dalam materinya, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Turcham mengatakan, peran pemuda menjadi hal yang penting untuk mensukseskan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. “Peran pemuda menjadi salah satu peran sentral dalam mensukseskan Pilwali Surabaya, karena pemuda menjadi salah satu unsur masyarakat yang mampu meningkatkan partisipasi pemilih pemula,” jelasnya. Agus Turcham berharap, setelah dilakukan sosialisasi mahasiswa dapat mensosialisasikan Pilwali di lingkungan sekitarnya. (trisna/hupmas)

KPU SURABAYA GELAR BIMTEK RELASI TERPILIH

Hupmas, SURABAYA – Senin (21/09/2020) KPU Kota Surabaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Demokrasi (Relasi) terpilih pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. Kegiatan ini digelar di Graha Swara lantai 3 Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman No. 87 Surabaya. Dihadiri oleh 47 Relasi terpilih dari 10 basis. Kegiatan dimulai dari registrasi peserta, pembukaan, dan penyampaian materi dari Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Subairi, dan Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Turcham. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM dalam materinya menyampaikan bahwa Relasi Terpilih nantinya bertugas melakukan kegiatan sosialisasi, mendidik pemilih, dan meingkatkan partisipasi masyarakat. “Sosialisasi meliputi menyebarkan informasi mengenai tahapan, jadwal, dan program pemilihan, pendidikan pemilih meliputi peningkatan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban dalam pemilihan, dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilwali,” jelas Subairi. Pembicara kedua, yakni Komisioner KPU Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Turcham menyampaikan materi tentang PKPU 10 tahun 2020. “Dalam melakukan tugas dan kewajibannya sebagai Relasi, harus tetap mematuhi aturan protokol kesehatan yang telah tertuang dalam PKPU 10 tahun 2020,” ungkapnya. Untuk diketahui, nantinya Relasi terpilih akan melaksanakan tugasnya selama kurang lebih 3 (tiga) bulan dalam membantu mencapai target partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen. (trisna/hupmas)

BERSAMA WARGA PINGGIRAN, KPU SURABAYA GELAR SOSIALISASI TATAP MUKA

Hupmas, SURABAYA – Jum’at (18/09/2020) KPU Kota Surabaya Bersama warga pinggiran Perkumpulan Warga Sekitar Pembuangan Sampah Kota Surabaya menggelar Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. Sosialisasi dilaksanakan di Jln. Medokan Semampir indah No. 38 , Surabaya. Acara dibuka oleh Ketua RW 08 Mendokan Semampir Surabaya, Juari. Dalam sambutannya, Juari menyampaikan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya harus berjalan dengan lancar yang Sesuai Protokol Kesehatan. “Saya harap peserta yang hadir bisa ikut Bersama-bersama Mensukseskan Pilwali dan tetap tertib, aman serta Kondusif,” himbaunya. Pemateri dalam sosialisasi kali ini disampaikan oleh Kasubag Program dan Data KPU Kota Surabaya Prahastiwi Kurnia Sitorosmi. Thiwi sapaan akrabnya menghimbau peserta sosialisasi bisa menjadi suksesor terselenggaranya Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020 sesuai target yang ditetapkan KPU RI. “Target 77, 5 persen bukan kepentingan penyelenggara, tapi kepentingan semua warga untuk memilih pemimpin yang legitimate dan sesuai pilihan rakyat serta jauhi politik uang, berita Hoax, dan Kampanye Hitam,” ungkap Thiwi. Akhir acara Sosialisasi dilakukan pembagian dorprise bagi peserta yang aktif bertanya Tentang pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. (agus/trisna/hupmas)

KPU SURABAYA BERSAMA JAMAAH GEREJA PROTESTAN GELAR SOSIALISASI TATAP MUKA

Hupmas, SURABAYA – Sabtu (19/09/2020) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya kembali melakukan sosialisasi tatap muka Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. Terbaru, KPU Kota Surabaya menggandeng jamaah Gereja Protestan Nusantara Efata. Bertempat di Jalan Gadel Sari Madya, Surabaya, kegiatan ini diikuti sekitar 50 orang Jamaah gereja. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Turcham yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini menyampaikan, jumlah pemilih dapat meningkat dan pemilih juga tahu tentang aturan kepemiluan. “Diharapkan masyarakat dan pemilih nantinya semakin meningkat, dan kebetulan ini ada Bawaslu, sehingga masyarakat juga tahu mana yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan, jelasnya. Ia juga mengapresiasi jemaah Gereja Protestan Nusantara Efata yang menyediakan kesempatan agar sosialisasi tatap muka dapat terlaksana, sehingga dapat membantu KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih. (trisna/hupmas)