Berita Terkini

Terima Audiensi GMNI Surabaya

Surabaya, http://kota-surabaya.kpu.go.id - Selasa (18/7), KPU Surabaya menerima audiensi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya. Kegiatan yang dihadiri sekitar 20 orang pengurus ini dimulai dengan penyampaian maksud dan tujuan audiensi oleh GMNI Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai Peran Pemilih Pemula dalam Pemilu 2024.  Anggota KPU Surabaya, Soeprayitno memaparkan mengenai tugas dan fungsi Penyelenggara Pemilu, terutama jajaran KPU. Berikutnya Anggota KPU Surabaya yang lain, Agus Turcham meminta generasi muda aktif berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu.  "Generasi muda perlu punya pengetahuan kepemiluan, sehingga dapat mencegah hoax serta menjadi pemilih yang cerdas," pesan Agus Turcham.  Dalam kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui media sosial GMNI Surabaya dan KPU Surabaya ini, Anggota KPU Surabaya, Naafilah Astri Swarist memaparkan mengenai tahapan penyusunan data pemilih, antara lain pengecekan data dengan mencoret orang pemilih yang terdaftar ganda dan tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. 

Gelar Apel Kerja

Surabaya, http://kota-surabaya.kpu.go.id - Senin (17/7), KPU Surabaya menyelenggarakan Apel Kerja di halaman KPU Surabaya. Kegiatan yang dimulai pukul 8 pagi ini diikuti oleh Kasubbag dan Staf KPU Surabaya. Dimulai dengan dengan pembacaan naskah Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri, dan dilanjutkan dengan pembacaan amanat Pembina Apel serta diakhiri dengan doa.  Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi KPU Surabaya, Endah Yuli Ekowati dalam amanatnya menyampaikan bahwa penyusunan laporan bulanan mengenai monitoring dan evaluasi memerlukan dukungan seluruh pihak, antara lain dengan cara input data kegiatan secara berkala dari seluruh Subbagian.  "Helpdesk data pemilih tambahan juga akan dimulai,” pesan Endah Yuli Ekowati.  Di akhir amanatnya, Endah Yuli Ekowati juga berpesan agar seluruh ASN dan Staf bekerja dengan tertib dan penuh tanggung jawab, sehingga mendukung kelancaran pertanggungjawaban kinerja kelembagaan.  

Rapat Evaluasi Penyusunan (DPT) Pemilu 2024

Surabaya, http://kota-surabaya.kpu.go.id - Sabtu (15/7) KPU Surabaya menghadiri Rapat Evaluasi Penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang digelar oleh KPU Jawa Timur di di Aula Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung sejak kemarin (14/7) ini dihadiri oleh Anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi, serta Operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) KPU Kabupaten/Kota.  Anggota KPU Jawa Timur, Rochani menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mengevaluasi terhadap hal-hal yang sudah dilalui dalam tahapan sebelumnya serta menambah pengetahuan melalui kegiatan bedah buku.  "Pergerakan data sampai penetapan DPT perlu didokumtasikan dengan baik melalui video sehingga tergambarkan sudut pandang dan cerita dari berbagai KPU Kabupaten/Kota,' harap Rochani.  Selanjutnya Anggota KPU Jawa Timur lainnya, Nurul Amalia menyampaikan bahwa evaluasi bertujuan untuk memperbaiki pelayanan data pemilih ke depan dan juga dapat dilakukan berbagai kajian, terutama dikaitkan dengan kebutuhan logistik. Selain itu, Peserta Pemilu dan pihak eksternal harus mengetahui lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Anggota KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro menambahkan bahwa Divisi Perencanaan, Data dan Informasi perlu bekerjasama dengan Divisi Sosialisasi, Pendidilkan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM untuk menyajikan informasi data pemilih dengan menarik.

Evaluasi Pertanggungjawaban Anggaran dan Penyusunan Program Badan Adhoc

Surabaya, http://kota-surabaya.kpu.go.id - Jum'at (14/7), KPU Surabaya menyelenggarakan Evaluasi Pertanggungjawaban Anggaran dan Penyusunan Program Kegiatan Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung 2 sesi ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Ketua dan Sekretaris Panitia Pemungutan Suara (PPS).  Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi dalam sambutan pembukanya meminta agar Badan Adhoc menyusun pertanggungjawaban anggaran dengan benar serta mengutamakan kepentingan lembaga daripada individu. Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol Surabaya serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Surabaya ini, Sekretaris KPU Surabaya, Titus Saptadi juga mengingatkan pengoptimalan penggunaan teknologi dalam penyusunan dan penyampaian laporan pertanggungjawaban. "Pertanggungjawabkan anggaran di tingkat PPK dan PPS sebagaimana ketentuan yang berlaku," pesan Titus Saptadi. 

Pengumuman Lulus Tenaga Pendukung PPK

Surabaya, http://kota-surabaya.kpu.go.id - Pengumuman Panitia Seleksi KPU Surabaya tentang Peserta Yang Dinyatakan Lulus Seleksi Adminsitrasi dalam rangka Seleksi Tenaga Pendukung Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Sekretariat KPU Surabaya dalam Pemilu Tahun 2024 dapat diunduh melalui tautan : https://bit.ly/PENGUMUMANTPPPK

Terima Kunjungan Studi Mahasiswa FISIP Universitas Hang Tuah

Surabaya, http://kota-surabaya.kpu.go.id - Kamis (13/7), KPU Surabaya menerima kunjungan studi lapangan dan diskusi panel dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Hang Tuah. Kegiatan yang dihadiri sekitar 30 mahasiswa Jurusan Administrasi Publik ini dimulai dengan acara seremonial, diskusi panel, hingga pembacaan Ikrar Politik.  Anggota KPU Surabaya, Subairi memaparkan mengenai Peran dan Fungsi KPU. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Politik Identitas dan Kultur Demokratis Indonesia yang disampaikan oleh Dosen FISIP Universitas Hang Tuah, Agus Wahyudi. "Semoga bisa menambah wawasan dan membekali mahasiswa sebagai generasi Z dalam menghadapi Pemilu," harap Subairi. Kegiatan bertema “Gen-Z Menyambut Tahun Politik 2024: Menyikapi Politik Identitas dan Masa Depan Demokrasi di Indonesia” ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi politik mahasiswa dalam menggunakan hak politiknya dalam Pemilu 2024, menambah wawasan mahasiswa tentang demokrasi Indonesia dan memahami politik identitas secara positif, serta memiliki sikap dan pemikiran positif, kritis, dan rasional dalam mewujudkan moderasi beragama di kalangan Gen-Z.