Berita Terkini

KPU SURABAYA TERIMA PENDAFTARAN RASIYO-LUCY KURNIASARI

HUPMAS MEDIA CENTER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menerima pendaftaran bakal pasangan calon DR. H. Rasiyo M. Si – Dra.Lucy Kurniasari yang dalam pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015 diusung oleh gabungan Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Rombongan bakal pasangan calon tersebut, tiba di hari pertama pendaftaran tahap kedua, Selasa (8/9/2015), sekitar pukul 14.45 WIB. Ketua KPU Surabaya, Robiyan Arifin mengungkapkan bahwa dalam pendaftaran tersebut, pasangan Rasiyo dan Lucy sejauh ini telah menyerahkan semua dokumen syarat pencalonan. Sedangkan untuk syarat calon Lucy masih ada yang kurang, yaitu surat keterangan dari pengadilan niaga serta harus segera melakukan tes kesehatan jasmani dan rohani di RS DR. Soetomo Surabaya. “Syarat pencalonan Walikota dan Wakil  Walikota sudah kami terima. Tetapi tentu saja kami masih akan meneliti lagi dokumen-dokumen yang telah diserahkan tersebut. Kalau ternyata dalam penelitian itu masih ada dokumen-dokumen yang belum dilengkapi ataupun dokumen-dokumen yang salah, tentu akan diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan,” ujar Robiyan. Setelah pendaftaran tersebut dilakukan, KPU akan mengagendakan pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani terhadap calon wakil walikota, Lucy Kurniasari. Pemeriksaan kesehatan tersebut juga merupakan salah satu persyaratan yang harus dijalani calon yang bersangkutan. “Karena sebelumnya Pak Rasiyo sudah menjalani tes kesehatan, maka sekarang tinggal Ibu Lucy yang akan menjalaninya dalam jangka waktu dekat di RSUD Dr. Soetomo. Untuk jadwalnya, akan kami sampaikan ke Liaison Officer (LO) pasangan calon. Biasanya sih dua hari,” lanjutnya. Sementara itu, penelitian syarat pencalonan dan syarat calon akan dilakukan KPU Surabaya pada 11 hingga 15 September 2015. Hasil penelitian tersebut, selanjutnya hasil penelitian akan diberitahukan pada 15 atau 16 September 2015. Sedangkan apabila ada dokumen yang kurang lengkap, maka kesempatan untuk melakukan perbaikan, akan diberikan pada 17 hingga 19 September 2015. Hasil perbaikan tersebut, berikutnya masih akan diteliti pada 20 hingga 23 September 2015. “Untuk hari ini, prosesnya sudah bisa dikatakan selesai. Tetapi kami masih akan menerima pendaftaran dari parpol atau gabungan parpol yang lain sampai tanggal 10 September nanti,” pungkas dia.

KPU SURABAYA BERKOMITMEN SELENGGARAKAN PILWALI YANG JUJUR, ADIL, DAN BERINTEGRITAS

HUPMAS MEDIA CENTER – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Robiyan Arifin menyatakan kepada publik Surabaya bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelenggarakan seluruh proses pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015 secara jujur, adil, dan berintegritas. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Robiyan kepada ratusan warga Surabaya yang berunjuk rasa di depan kantor KPU Surabaya, Kamis (3/9/2015) siang. Unjuk rasa yang mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Rakyat Surabaya Menggugat itu dilakukan untuk mendorong KPU Surabaya agar bekerja secara transparan dan profesional. “Saya beserta komisioner yang lain punya komitmen yang jelas dan tegas bahwa Pilwali Surabaya 2015 ini harus terselenggara secara demokratis, jujur, dan adil,” kata Robiyan Arifin kepada para pengunjuk rasa. Akan tetapi, Robiyan melanjutkan, saat KPU Surabaya sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilwali secara jujur, demokratis, dan adil, maka sudah seharusnya semua pihak lainnya juga bertindak yang sama. “Bukan hanya penyelenggaranya saja yang dituntut jujur. Tetapi kontestan Pilwali juga harus jujur. Nanti saat dibuka lagi pendaftaran, maka mari kita kawal bersama-sama agar partai politik maupun gabungan partai politik yang mencalonkan pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah harus memenuhi persyaratan dengan jujur juga,” paparnya. Pernyataan Robiyan tersebut disampaikan tidak lama setelah berlangsungnya dialog dengan perwakilan pengunjuk rasa di ruang utama kantor KPU Surabaya. Dalam dialog tersebut, Robiyan dan empat komisioner yang lain memberikan kesempatan kepada perwakilan pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutannya. Dalam dialog yang dihadiri pula oleh Kapolrestabes Surabaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yan Fitri Halimansyah tersebut, komisioner KPU menjelaskan bahwa sebelum menetapkan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN), KPU Surabaya telah melakukan seluruh proses verifikasi secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. “Karena itu kami siap untuk mempertanggungjawabkan semua yang sudah kami kerjakan. Kami yakin apa yang kami kerjakan sudah sesuai dengan peraturan-peraturan yang ada,” ucap Robiyan.    Surabaya, 3 September 2015 – Hupmas Media Center

KPU SURABAYA TETAPKAN JUMLAH DPS

HUPMAS MEDIA CENTER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya telah merampungkan tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih di 31 kecamatan di Surabaya. KPU Kota Surabaya kemudian merekapitulasi hasil pemutakhiran tersebut dalam rapat pleno terbuka hari ini (2/9/15). Hasil rekapitulasi tersebut ditetapkan sebagai angka DPS atau Daftar Pemilih Sementara. Dari rapat pleno terbuka rekapitulasi DPS tingkat kota ini, jumlah DPS di Surabaya mencapai 2.069.246 yang terdiri dari 1.011.706 pemilih pria dan 1.057.540 pemilih perempuan. Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data KPU Surabaya, Nurul Amalia mengungkapkan, angka yang tertera di DPS ini merupakan hasil coklit (pencocokan dan penelitian) yang telah dilakukan oleh sekitar enam ribu Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di 31 kecamatan, pada 15 Juli hingga 19 Agustus 2015. ”Hasil coklit inilah yang kemudian digunakan sebagai daftar pemilih sementara. Jumlah itu sedikit bertambah dibandingkan DPT Pilpres 2014 yang angkanya sekitar 2.017.450 pemilih,” ujar Nurul, Selasa (2/9/2015). DPS ini selanjutnya akan diumumkan di masing-masing kelurahan. Bila pengumuman itu telah disampaikan, masyarakat Surabaya diminta untuk aktif melihat apakah datanya sudah masuk dan sesuai. Apabila datanya belum masuk dalam DPS, masyarakat Surabaya sebaiknya segera menghubungi PPS di kelurahan masing-masing. ”Demikian juga kalau datanya sudah masuk tetapi ada identitas yang belum valid, sebelum ada penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap), sebaiknya segera hubungi PPS dengan membawa data pendukung” lanjutnya. DPS ini, lanjut Nurul, akan diperbaiki kembali setelah diumumkan dan ada tanggapan dari masyarakat. Sesuai Peraturan KPU, pengumuman dan tanggapan masyrakat itu akan berlangsung pada 10 September 2015 hingga 19 September 2015. Sementara perbaikan DPS akan dilakukan pada 20 September 2015 hingga 25 September 2015. “Yang jelas masih ada serangkaian tahapan lagi sampai akhirnya DPS ini akan ditetapkan sebagai DPT pada 01 Oktober 2015 hingga 02 Oktober 2015 mendatang, menjelang pemungutan suara,” pungkasnya. Download Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) – di sini Surabaya, 2 September 2015 – Hupmas Media Center, KPU Kota Surabaya

KPU SURABAYA JADI BAGIAN DARI LAUNCHING PILKADA BERINTEGRITAS KPK

Hupmas Media Center- Dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pilkada Berintegritas, KPK menggagas peluncuran program ‘Pilkada Berintegritas’ Senin (31/8). Peluncuran program Pilkada berintegritas ini diikuti KPU dari sembilan provinsi, satu kabupaten, dan satu kota. KPU Kota Surabaya merupakan satu-satunya KPU Kota penyelenggara pemilihan kepala daerah yang terlibat dalam program yang digagas oleh KPK ini. “Kami menerima surat undangan dari KPK untuk mengikuti acara ini,” ungkap Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum, Pengawasan, SDM, dan Organisasi. Purnomo menuturkan, sebelum diajak oleh KPK untuk mengikuti program Pilkada Berintegritas, sejatinya KPU Kota Surabaya sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilwali Surabaya 2015 dengan penuh integritas. “Bahkan, tagline yang kami usung dalam penyelenggaraan Pilkada adalah ‘Pilwali Surabaya 2015 Berintegritas’,” ucap Komisioner lulusan Universitas Brawijaya dan Universitas Indonesia ini. Purnomo menambahkan, beberapa waktu yang lalu KPK mengemukakan bahwa Surabaya dipilih sebagai daerah percontohan karena selain sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, Kota Pahlawan ini juga memiliki kompleksitas yang berbeda. Acara launching yang didahului talkshow dengan tema “Menyongsong Pilkada Berintegritas”. Talkshow ini melibatkan Adnan Pandu Praja (Komisioner KPK), Daniel Zuhron (Komisioner Bawaslu RI) dan Nur Syarifah (Kabiro KPU RI) Menurut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja, kegiatan ini penting sebab penyelenggaraan Pilkada sangat rentan tersangkut politik uang. Karena itu, “KPK berupaya membantu menghadirkan penyelenggaraan Pilkada yang bersih dan jujur melalui Program Pilkada Berintegritas” katanya. Rangkaian kegiatan ini, lanjut Adnan, bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh faktor terkait Pilkada akan mampu menjunjung tinggi nilai nilai integritas demi terwujudnya seluruh Pilkada yang berintegritas. “Sehingga mampu menghadirkan kepada daerah yang jujur, amanah, dan mampu menghadirkan kemakmuran bagi segenap rakyat Indonesia” katanya. Surabaya, 31 Agustus 2015 Hupmas – Media Center