Berita Terkini

AYO, IKUTI KURSUS DEMOKRASI DAN KEPEMILUAN GELOMBANG 3!

Hupmas, SURABAYA – Mulai tanggal 30 Oktober s.d. 05 November 2018 KPU Surabaya membuka pendaftaran untuk Gelombang 3 kelas kursus demokrasi dan kepemiluan. Segera daftarkan diri Anda paling lambat berkas diterima tanggal 05 November 2018 (bisa dikirim via email atau whatsapp dalam format pdf). Caranya untuk mendaftar : Unduh dan isi form pendaftaran berikut ini: FORM PENDAFTARAN KURSUS PEMILU Menyerahkan fotokopi KTP-el Wilayah Surabaya. Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 (lembar). Menulis esai tentang motivasi mengikuti kursus demokrasi dan kepemiluan minimal 1 (satu) halaman (format esai: font 12 pt, Times New Roman, dan jarak 1 spasi).   Info lebih lanjut dapat menghubungi via WhatsApp di Nomor 085733350459 a/n Lisa, via e-mail: subbagtekmas.kpukotasurabaya@gmail.com atau datang langsung ke Kantor KPU Surabaya di Jalan Adityawarman No. 87 Surabaya. Ayo ikuti, jangan sampai lewatkan kesempatan yang berharga ini!

RAPAT EVALUASI HASIL PENCERMATAN DPTHP-1

Hupmas, SURABAYA –  Selama dua hari sejak Senin hingga hari ini (30/10/2018), KPU Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Evaluasi Hasil Pencermatan DPTHP-1 dan Persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPTHP-2 untuk Pemilu 2019 di Hotel Ayola Sunrise Mojokerto. Rapat yang diikuti oleh perwakilan KPU Kab/kota Se-Jawa dan Bawaslu Provinsi tersebut dihadiri dari perwakilan KPU Surabaya, Robiyan Arifin selaku anggota KPU yang membidangi Divisi Perencanaan dan Data beserta Operator Sidalih, Anieq Fardah. “Tujuan diadakannya rapat tersebut dilatarbelakangi oleh pelaksanaan pencermatan DPTHP-1 telah selesai dan akan dilaksanakannya DPTHP-2”, jelas Suharto yang menjabat sebagai Kapala Bagian (Kabag) Program, Data, Organisasi dan SDM KPU Jawa Timur. Lebih lanjut anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam menyampaikan bahwa KPU Jatim ingin mengetahui secara komprehensif bagaimana proses pencermatan terkait kegandaan, data anomali, proses ganda antar kabupaten/kota, penghuni lapas (lembaga pemasyarakatan), serta hasil dari GMHP (Gerakan Melindungi Hak Pilih) yang berakhir pada tanggal 28 Oktober lalu. Selain pemaparan dari jajaran KPU Provinsi Jawa Timur, turut pula anggota Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi menyampaikan materi pengawasan mengenai DPTHP-1. (guh/esar)

UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA KE-90, BANGUN PEMUDA SATUKAN INDONESIA

Hupmas, SURABAYA –  Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, KPU Surabaya melaksanakan upacara bendera pada Senin pagi (29/10/2019). Upacara diikuti oleh oleh Anggota KPU Surabaya beserta jajaran Sekretariat KPU Surabaya. Upacara dengan tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia” tersebut berjalan dengan khidmat dan lancar. Upacara hari ini menjadi momentum yang bermakna dalam rangka mengingatkan pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas kreatif, serta memiliki jiwa kepemimpinan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Bertindak sebagai pembina upacara adalah anggota KPU Surabaya yang membidangi Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Muhammad Kholid Asyadulloh. “Semangat Sumpah Pemuda harus dijadikan pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Karena dengan mewujudkan pemuda yang maju, berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat”, tegas Kholid dalam menyampaikan amanat upacara. Lebih lanjut, Kholid menyampaikan pentingnya partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 yang perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas. “Pemilu yang akan memilih dan menentukan pemimpin nasional dan daerah, baik Presiden dan Wakil presiden, serta Anggota legislatif (DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kab/Kota) sehingga peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses Pemilihan Umum 2019 mendatang menjadi krusial,” pungkasnya. (guh/esar)

DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA SURABAYA JUGA MENJADI SASARAN KPU UNTUK BERSOSIALISASI

Hupmas, SURABAYA – Senin siang (29/10/2018), KPU Surabaya menggandeng Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya untuk menggelar sosialisasi forum warga berbasis keluarga dengan tema “Keluarga Sadar Pemilu”. Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi menjadi narasumber dalam sosialisasi yang bertempat di Atrium Rotunda Ciputra World Surabaya tersebut. “Tujuan dari KPU mengadakan sosialisasi kepada Ibu-Ibu sekalian karena keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam proses demokrasi di Indonesia. Karena penyadaran dan pemahaman akan pentingnya arti demokrasi yang paling mudah tentu dimulai dari kelompok terkecil dan mendasar di masyarakat itu sendiri yaitu keluarga,” jelas Syamsi. Dengan didampingi Chusnur Ismiati selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Surabaya, sosialisasi tersebut berlangsung lancar. “Ibu-Ibu, mohon diperhatikan dengan betul sosialisasi yang disampaikan KPU Surabaya hari ini serta ditularkan ilmu yang bermanfaat ini kepada anggota keluarga lainnya, agar pesta demokrasi yang akan berlangsung tanggal 17 April 2019 nanti bisa berjalan lancar, aman, dan sukses,” jelas istri Hendro Gunawan ini. (lay/esar)

HARI TERAKHIR GMHP, PENYELENGGARA PEMILU MARATON GIAT SOSIALISASI

Hupmas, SURABAYA – Sejak kemarin Sabtu (27/10/2018) hingga Minggu (28/10/2018), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) bersama KPU Surabaya giat melakukan sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) diakhir tahapan yang telah ditetapkan. Seperti minggu-minggu kemarin, telah tersebar 5 (lima) titik lokasi sesuai dengan daerah pemilihan (dapil). Diantaranya yaitu dapil 1 berada didepan Gelora 10 November Tambaksari, dapil 2 berlokasi dibawah terowongan Jembatan Suramadu, dapil 3 bertempat di Taman Surabaya Bulak yang telah dilaksanakan Sabtu (27/10/2018), dapil 4 berada di Lapangan Makodam V Brawijaya, dan dapil 5 bertempat di Pasar Darmo Permai Timur. Petugas bersosialisasi semaksimal mungkin agar warga Surabaya bisa terdata agar dapat menggunakan hak pilihnya nanti pada tanggal 17 April 2019. Satu per satu petugas menghampiri warga yang berada di 5 (lima) titik lokasi tersebut disertai tindakan untuk mengecek NIK (Nomor Induk Kependudukan) dengan aplikasi mobile berbasis android “KPU RI Pemilu 2019”. (lay/esar)