Berita Terkini

KPU SURABAYA LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-91

Hupmas – Surabaya, Senin pagi (23/12/2019) dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22/12/2019 seluruh jajaran KPU Surabaya melakukan Upacara. Berlangsung di halaman Kantor KPU Surabaya yang beralamatkan di Jalan Adityawarman 87, Peringatan Hari Ibu ke-91 mengusung tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”. Berbeda dengan upacara biasanya hari ini bertindak sebagai petugas upacara sebagian besar didominasi oleh perempuan. Upacara yang berjalan dengan hikmat ini dipimpin langsung oleh Naafilah Astri Swarist, Komisioner KPU Surabaya Divisi Perencanaan dan Data Informasi. Sementara yang bertindak sebagai pemimpin upacara, Kasubbag Teknis Pemilu dan Hupmas, Endang Sri Arti Rahayu.   Naafilah membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. sementara, Subairi bertindak sebagai pembaca sejarah singkat hari ibu komisioner KPU Surabaya “Peringatan Hari Ibu ke-91 Tahun 2019 dimaksudkan untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, untuk mempertebal tekad dan keyakinan dalam melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dan pembangunan serta tekad untuk mewujudkan perdamaian yang dilandasi semangat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai pengamalan Pancasila,” kata Naafilah. (al/esar)

KPU SURABAYA GELAR SOSIALISASI PILWALI 2020 BERSAMA KELOMPOK PENGAJIAN JAMAAH AN-NISAA

Hupmas, SURABAYA – Minggu malam (22/12/2019), KPU Surabaya gelar Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020 bersama Pengajian Ibu-ibu Jamaah An-Nisaa Yasin dan Tahlil di Alua Pondok Pesantren Nurul Faizah. Soeprayitno, Anggota KPU Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan menjadi narasumber sosialisasi tatap muka tersebut. Materi mulai dari pengertian Pemilu dan Pemilihan, dasar hukum, tahapan dalam Pemilihan, partisipasi masyarakat, dan tugas serta wewenang KPU. “Banyak tahapan yang harus dilakukan untuk melaksanakan Pilwali salah satunya adalah sosialisasi. Tentu tujuannya adalah untuk meningkatkan dan memberikan pendidikan pemilih kepada peserta, diharapkan peserta sosialisasi bisa menyebarluaskan informasi kepada lingkungannya, serta berpartisipasi menjadi bagian dari penyelenggara, maupun pemilih,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Nano tersebut. Lebih lanjut, Soeprayitno menyampaikan dan mengajak Ibu-ibu peserta untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilwali Kota Surabaya pada tanggal 23 September 2020 mendatang dengan semboyan atau jargon “Pemilihan Bermartabat, Surabaya Hebat”. (guh/esar)

SOSIALISASI BERSAMA LHKP PD MUHAMMADIYAH, KPU SURABAYA INGATKAN PENTINGNYA WUJUDKAN PEMILIHAN BERITEGRITAS

Hupmas, SURABAYA – Jumat (20/12/2019), KPU Surabaya bersama LHKP PD Muhammadiyah Kota Surabaya gelar Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020 di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya. Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi menjadi narasumber bersama Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Surabaya, Ibrahim. Ibrahim menjelaskan penting membangun hubungan harmonis dengan Pemerintah Kota Surabaya. Perlunya saling support dalam mensukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. “Dalam mewujudkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, diperlukan sebuah hubungan yang harmonis antara KPU dengan semua pihak agar pelaksanaan Pilwali ini berjalan dengan baik,” buka Ibrahim. Nur Syamsi memaparkan tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya yang sedang berjalan di KPU Kota Surabaya. Sebagai contoh pada tahapan dalam beberapa bulan kedepan adalah pendaftaran bakal pasangan calon perseorangan  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020. KPU Surabaya dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas adalah dengan melibatkan seluruh pihak untuk berperan aktif dalam setiap tahapan. “Dalam mewujudkan transparansi dan pemilihan yang beritegritas, KPU Surabaya menggandeng semua pihak untuk berperan aktif dalam setiap tahapan, baik itu pencalonan, sosialisasi, dan juga tahapan lainnya,” jelas Nur Syamsi. Di akhir sesi, Nur Syamsi berpesan kepada peserta Sosialisasi bahwa ada dua pilihan yang bisa kita lakukan untuk ikut serta dalam mewujudkan pemilu yang baik, pertama menjadi Penyelenggara yang berintegritas atau menjadi Pemilih yang paham dengan apa yang menjadi kewajibannya. (fik/guh/esar)

AJAK PEMUDA LEBIH AKTIF DALAM PEMILIHAN, KPU SURABAYA GELAR SOSIALISASI BERSAMA KOMUNITAS PADHANG WETAN

Hupmas, SURABAYA – Dalam rangka melaksanakan Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020, KPU Surabaya gandeng Komunitas Padhang Wetan yang bertajuk “Ngaji Bareng” di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jl. Raya Sutorejo No.59, Surabaya, Pada Jumat malam (20/12/2019). Muh. Kholid Asyadulloh, Anggota KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan menjadi narasumber bersama Sholihul Huda. Selain menyampaikan materi tahapan Pemilihan yang sedang berlangsung, Kholid juga membahas pentingnya peran pemuda, khususnya kalangan mahasiswa dalam sebuah Pemilihan. Kholid menghimbau sekaligus mengajak peserta untuk menggunakan dan berperan aktif dalam Pilwali Kota Surabaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020 mendatang. “Baik tidaknya arah yang dituju oleh suatu bangsa, tidak lepas dari pemimpinnya. Sehingga diperlukan peran aktif warga dalam memilih pemimpinnya. Kami berharap peserta yang hadir disini bisa untuk berperan aktif, baik ikut dalam menjadi penyelenggara Pemilihan, maupun aktif dalam mensosialisasikan serta menggunakan hak pilihnya,” himbau Kholid. Sholihul Huda dalam penyampaian materinya juga memberikan penekanan kepada peserta untuk lebih peduli dan tidak acuh dengan kondisi bangsa. Sebagai pemuda harus berani aktif dan mampu mendorong dengan sikap kritisnya dalam menentukan arah pembangunan bangsa, seperti berperan aktif baik dalam menggunakan hak pilih untuk menentukan calon pemimpin bangsa. (guh/esar)

AJAK KARANG TARUNA AKTIF DALAM PEMILIHAN, KPU SURABAYA GELAR SOSIALISASI TATAP MUKA BERSAMA KARANG TARUNA SE-KOTA SURABAYA

Hupmas, SURABAYA – Jumat malam (20/12/2019), gunq meningkatkan angka partisipasi masyarakat (parmas) dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020, KPU Surabaya sasar Karang Taruna se-Kota Surabaya dalam Sosialisasi Tatap Muka di Gelanggang Remaja Kota Surabaya, Jl. Bogen No. 1, Tambaksari, Surabaya. Febryan Kiswanto, Ketua Panitia Pelaksana mengatakan unsur yg harus disentuh dalam pemilu adalah pemuda-pemudi atau pemilih pemula yang ada di 31 kecamatan dan 154 kelurahan di Kota Surabaya. Karang Taruna merasa perlu dilibatkan dan berhak mendapatkan informasi yang utuh tentang pentingnya Pemilu dan Pemilihan serta keterlibatan dalam menyalurkan aspirasi dan gagasan kreatif di Surabaya, khususnya dalam Pilwali 2020. “Terima kasih kepada KPU Surabaya sudah menggandeng Karang Taruna Surabaya dalam Sosialisasi Tatap Muka ini, semoga dengan dilakukannya sosialisasi ini, bisa memberikan informasi dan memberikan pemahaman kepada pemilih muda agar lebih memperhatikan dan menyalurkan hak pilih dalam Pilwali 2020,” ungkap Febry yang juga pernah menjadi Anggota PPK Krembangan tersebut. Naafila Astri Swarist, Anggota KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi didapuk menjadi narasumber bersama Usman, Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Kota Surabaya. Naafilah menjelaskan beberapa tahapan dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020, dan Surabaya menjadi salah satu dari 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang melaksanakannya. Serta tahapan yang disampaikan adalah pembentukan badan Adhoc baik dalam tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan Juga ditingkat Kelurahan ada PPS (Panitia Pemungutan Suara). Diharapkan ada peran aktif dari Karang Taruna dalam Pilwali, terlebih bisa menjadi bagian penyelenggara di masing-masing tingkatan. “Diharapkan kawan-kawan Karang Taruna ini bisa berperan aktif dalam Pilwali nanti. Ikut berpartisipasi sebagai penyelenggara serta membantu dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat untuk lebih aktif dan menggunakan hak pilih yang dimiliki pada 23 September 2020 dalam Pilwali Kota Surabaya,” harap Naafilah. Sementara itu, dari Bawaslu sendiri mengajak kawan-kawan Karang Taruna untuk membantu mencegah kecurangan dalam Pemilu dan Pemilihan dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat sekitar. (ari/guh/esar)

SOSIALISASI BERSAMA ISNU KOTA SURABAYA, KPU SURABAYA AJAK GENERASI MUDA AKTIF DALAM PILWALI 2020

Hupmas, SURABAYA – Mengawali Sabtu pagi (21/12/2019), KPU Surabaya laksanakan Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020 bersama Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Surabaya. Berlangsung di Aula MTS Badrussalam, Jl. HR Muhammad No. 161 Surabaya, hadir menjadi narasumber dari KPU Surabaya, Subairi bersama Muhammad Sholeh akademisi dari Universitas Negeri Surabaya. Subairi, Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Surabaya selain menyampaikan materi kepemiluan, juga mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam semua tahapan Pilwali 2020. Baik berpartisipasi sebagai penyelenggara maupun sebagai pemilih. Aktif mengajak keluarga dan sekitar untuk menggunakan hak pilih, juga aktif dalam menyebarkan informasi pelaksanaan Pilwali 2020 itu sendiri. “Jadi tujuan KPU melaksanakan Sosialisasi Tatap Muka ini selain untuk berbagi pengetahuan terkait kepemiluan juga sebagai bentuk KPU Surabaya untuk mengajak semua masyarakat untuk berperan mensukseskan Pilwali Surabaya 2020. Baik ikut menjadi penyelenggara di tingkat PPK, PPS, KPPS, atau aktif membantu menyampaikan informasi Pilwali serta menggunakan hak pilihnya,” ungkap Subairi. Sedangkan Muhammad Sholeh, dalam penyampaiannya lebih mendorong untuk aktif dan peduli dengan politik saat ini, terlebih mendekati Pilwali 2020. Jangan sampai berdiam diri dan tidak ikut serta dalam sebuah Pemilihan. Diakhir sesi, Subairi berpesan dengan telah dilaksanakannya sosialisasi ini peserta yang hadir mengajak minimal keluarga untuk datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada tanggal 23 September 2020 untuk menggunakan hak pilihnya. (guh/esar)