Berita Terkini

KPU SURABAYA GELAR SOSIALISASI PILWALI 2020 SEKALIGUS WORKSHOP JURNALISME PEMILU BERSAMA WARTAWAN FOTO SURABAYA (WAPOS)

Hupmas, SURABAYA – Senin pagi (30/12/2019), KPU Surabaya bersama Wartawan Foto Surabaya (Wapos) menggelar acara Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020 sekaligus Workshop Jurnalisme Pemilu di Kampus 1 STIE Perbanas, Jl. Nginden Semolo 34-36 Surabaya. Acara yang didesain dengan konsep pameran foto menampilkan sejumlah frame foto kolase bertajuk “Bingkai Foto Pemilu”. Dibuka dengan “Goyang Kewer-Kewer” kegiatan sosialisasi diikuti dengan semangat oleh seluruh peserta yang hadir. Subairi, Anggota KPU Kota Surabaya Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM selaku narasumber pertama menyampaikan materi tentang pentingnya peranan mahasiswa dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat luas serta materi lain yang berkaitan dengan kepemiluan. “Pada pertengahan bulan Januari 2020 nanti tahapan pendaftaran badan ad hoc dimulai. Harapannya semua mau ikut dan berperan dalam kegiatan tersebut,” ungkap Subairi. Lebih lanjut, Subairi menyampaikan tentang pendaftaran relawan demokrasi yang nantinya akan mensosialisasikan tentang kepemiluan. Setelah pemaparan materi pertama acara dilanjutkan dengan sesi “Simulasi Tata Cara Coblos” yang diikuti secara antusias oleh peserta. Selanjutnya materi kedua diestafetkan kepada narasumber yang berasal dari kalangan wartawan foto, Ali Masduki yang memberikan workshop jurnalistik. Dalam materinya Ali memaparkan tentang fungsi penting peran foto dalam media sebagai sarana dalam penyampaian informasi. Selain itu, pemaparan materi tentang cara menangkal maraknya berita hoax dibanyak media terutama media daring. (tika/esar)

TUTUP RANGKAIAN SOSIALISASI PILWALI 2020 DI TAHUN 2019, KPU GELAR SOSIALISASI BERSAMA BUNDA PAUD

Hupmas, SURABAYA – Senin malam (30/12/2019), KPU menggelar sosialisasi bersama Paguyuban Bunda PAUD Kecamatan Sawahan yang berlangsung di Balai Kelurahan Putat Jaya Surabaya. Hadir sebagai narasumber, Subairi selalu Anggota KPU Surabaya yang membidangi Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM serta Baron Hadi dari Asosiasi Advokat Peduli Demokrasi Kota Surabaya. Dalam penyampaian materinya, Subairi mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya. “Seperti melihat sebuah proses Pemilihan atau Pemilu dari berbagai sudut pandang. Ada sebagian orang yang beranggapan dari sisi negatif sebagai pemborosan dana, sumber masalah, rawan terjadi konflik dan banyak terjadi hoax,” jelas Subairi. “Tapi sebenarnya Pilwali atau Pemilu mempunyai sisi yang positif yakni sebagai sarana masyarakat untuk memilih pemimpinnya, legitimasi pemerintah dan meningkatkan sektor industri sekitar,” lanjutnya kembali. “Pilwali Kota Surabaya Tahun 2020 ini haruslah dilihat dari sisi positifnya, seperti pergantian kekuasaan yang damai, sumber legitimasi masyarakat bagi pemerintah, dan juga sarana untuk menyampaikan aspirasi bagi masyarakat. Itu sebenarnya fungsi dari Pilwali. Jangan mudah percaya berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya,” himbau Subairi. Bakron Hadi, narasumber kedua lebih menjelaskan terkait dengan partisipasi masyarakat yang bisa dilakukan dalam sebuah Pemilihan atau Pilwali Surabaya nanti. “Pada saat Pilwali masyarakat bisa berpartisipasi baik sebagai pemilih juga ikut serta sebagai penyelenggara. Itu bentuk partisipasi yang harus dilakukan oleh masyarakat Surabaya untuk Kota Surabaya kedepan,” ungkap Bakron. Dalam diskusi malam ini, peserta sosialisasi sangat antusias untuk menyambut Pilwali Tahun 2020. (ari/guh/esar)

MENJELANG TAHAPAN PEMBENTUKAN BADAN AD HOC, KPU SURABAYA GELAR MEDIA GATHERING

Hupmas, SURABAYA – Senin siang (30/12/2019), KPU Surabaya kembali menggelar Media Gathering Tahapan Pembentukan Badan Ad Hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) bersama media di Surabaya. Bertempat di Aula Graha Swara, Kantor KPU Surabaya, acara diikuti oleh awak media dari berbagai media baik cetak, daring (online), televisi, radio, dan juga wartawan foto. Menjadi pembicara, Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Divisi SDM dan Litbang, Rochani bersama Subairi, Anggota KPU Surabaya Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, serta yang menjadi moderator, Soeprayitno, Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Surabaya. Subairi, dalam paparan materinya menyampaiakan tahapan dalam proses pembentukan badan ad hoc untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020. Pembentukan Badan Ad Hoc yang terdiri dari PPK dan PPS nanti akan dimulai pada tanggal 15 Januari sampai dengan 14 Februari 2020 untuk PPK dan tanggal 15 Februari sampai dengan 14 Maret 2020 untuk pembentukan PPS. “Terkait dengan syarat dan ketentuan pembentukan PPK dan PPS akan diumumkan lebih lanjut,” jelas Subairi. Sementara itu, Rochani menyampaikan beberapa materi terkait dengan proses pembentukan badan ad hoc untuk Pilwali 2020, materi dan simulasi untuk pembentukan PPK dan PPS, simulasi materi Bimtek, hingga pembahasan materi seleksi PPK dan PPS Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. (guh/esar)

LOMBA MASKOT, MARS, DAN JINGLE PEMILIHAN WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA SURABAYA TAHUN 2020 MASUK TAHAP PENJURIAN

Hupmas, Surabaya – Senin siang (30/12/2019) dalam rangka memilih pemenang Lomba Maskot, Mars, dan Jingle Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020 telah dilakukan penjurian bersama Dewan Juri. Lomba yang terbuka pendaftarannya mulai hari Kamis (19/12/2019) sampai dengan Minggu (29/12/2019) ini menghasilkan sejumlah karya dari peserta lintas daerah di Jawa Timur. Berlangsung di Singgasana Hotel, Jl. Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Penjurian dilaksanakan dengan 3 (tiga) juri yang terdiri dari Akademisi (Dosen) dibidang Musik dan Seni, Ratna Mestikasari Putri, Kartunis, Wahyu Widodo dan Gogot Cahyo Baskoro, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur yang membidangi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU. Penjurian yang dilaksanakan dengan tertutup tersebut dimulai pukul 13.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Ratna menyampaikan bahwa karya yang masuk semuanya terbaik tetapi sebagai Dewan Juri harus memilih diantara yang terbaik itu untuk menjadi pemenang. Senada juga disampaikan oleh Wahyu Widodo yang merupakan Kartunis Clekit Jawa Pos. “Sebagai dewan juri kami harus objektif dalam melakukan penilaian terhadap karya terbaik ini” (al/esar)

KPU SURABAYA SERAHKAN HADIAH PEMENANG LOMBA KARYA MASKOT, MARS, DAN JINGLE PILWALI 2020

Hupmas, SURABAYA – Setelah mengumumkan Pemenang Lomba Karya Maskot, Mars, dan Jingle untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020, Selasa siang (31/12/2019), KPU Surabaya mengundang para pemenang untuk penyerahan hadiah untuk semua kategori lomba. Mewakili Ketua KPU Surabaya, Naafila Astri Swarist, Anggota KPU Surabaya Divisi Perencanaan, Data dan Informasi menyampaikan terima kasih kepada para pemenang yang sudah hadir ke KPU Surabaya dan sudah berpartisipasi dalam Lomba Karya Maskot, Mars, dan Jingle yang diselenggarakan oleh KPU Surabaya. “Saya mewakili Ketua KPU Surabaya beserta anggota menyampaikan rasa terima kasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi dan para pemenang yang sudah hadir ke KPU Kota Surabaya, selamat untuk yang menang, yang mana karyanya akan ditampilkan disemua kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Surabaya,” jelas Naafilah. Untuk penyerahan hadiah kepada pemenang dilakukan oleh Komisioner KPU Surabaya, yakni Naafilah Astri Swarist, Soeprayitno, Muh. Kholid Asyadulloh, dan Subairi beserta Dewan Juri yang menilai dari semua kategori lomba pada tanggal 30 Desember 2019 sebelumnya yakni Wahyu Widodo (Kartunis), dan Ratna Mustikasari Putri (Akademisi dibidang Seni dan Musik). Dalam acara penyerahan hadiah juga disampaikan alasan yang mendasari penentuan pemenang dari masing-masing dewan juri baik untuk Maskot, Mars, dan Jingle sehingga terpilih menjadi pemenang dalam lomba kali ini. Informasi selengkapnya terkait nama-nama pemenang dan nama karya lomba bisa dilihat dilink berikut ini Pengumuman Pemenang Lomba Maskot, Mars, dan Jingle (guh/esar)

GELAR SOSIALISASI TATAP MUKA PILWALI 2020 BERSAMA IBU-IBU PENGAJIAN AL-KHOIROJ, KPU SURABAYA SERUKAN AJAKAN MEMILIH

Hupmas, SURABAYA – Dalam menyasar berbagai segmen jenis pemilih, Jumat malam (27/12/2019), KPU Surabaya kembali menggelar Sosialisasi Tatap Muka bersama kelompok pengajian Ibu-ibu Al-Khoiroj Sawunggaling. Hadir sebagai narasumber, Anggota KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Muh. kholid Asyadulloh bersama Sekretaris KPU Surabaya, Sunarno Aristono. Dalam sosialisasi yang berlangsung meriah tersebut, Kholid menyampaikan beberapa hal yang harus diketahui oleh para peserta terhadap pelaksanaan Pilwali. Baik itu Pemilihan, Pemilu, syarat terdaftar sebagai pemilih, dan juga bagaimana cara berpartisipasi dalam Pilwali. “Saya kira Ibu-Ibu disini sudah pernah mengikuti Pemilu dan juga Pilkada. Jadi Pilwali Surabaya nanti akan dilaksanakan tanggal 23 September 2020. Ibu-ibu ini bisa ikut serta dalam proses penyelenggaraan Pilwali, baik jadi penyelenggara, maupun sebagai pemilih,” jelas Kholid. Lebih lanjut, Kholid  menghimbau agar memilih calon yang sesuai dengan visi-misi atau harapan peserta jika calon yang dipilih nanti berhasil terpilih. Harus benar-benar memperhitungkan akan memilih calon yang akan dipilih agar bisa membawa Surabaya lebih baik lagi. Sementara itu, Sunarno Aristono menyampaikan dan mengajak agar para peserta yang hadir berperan aktif. Aktif sebagai pemilih maupun aktif menjadi penyelenggara. Yang menjadi tujuan utama sosialisasi ini adalah menyampaikan dan menyebarluaskan informasi seputar Pilwali kepada masyarakat luas yang tentu akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilwali 2020 nanti. (guh/esar)