Berita Terkini

KPU SURABAYA GANDENG FORKOM JURNALIS NAHDLIYIN ADAKAN SOSIALISASI TATAP MUKA

Hupmas SURABAYA – Selasa (15/09/2020) KPU Kota Surabaya bekerjasama dengan Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin Surabaya mengadakan Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. Sosialisasi ini berlangsung di Museum NU Surabaya di Jl. Gayungsari Barat X Nomor 11 Menanggal. Acara ini dihadiri oleh Anggota KPU Kota Surabaya, jurnalis, dan PPK Gayungan. Dalam paparannya Anggota KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Subairi mengajak jurnalis untuk ikut berpartisipasi menyukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. “Target partisipasi masyarakat nasional adalah 77,5 persen. Saya berharap sahabat-sahabat media ini turut membantu menyukseskan Pilwali Surabaya tahun 2020,” ucapnya. Materi berikutnya disampaikan oleh Lutfi Saksono mantan jurnalis yang sekarang berprofesi sebagai dosen di UNESA. Ia mengatakan peran media massa pada pemilu adalah media menawarkan informasi yang dapat membentuk pemikiran pemilih. “Bukan teman atau keluarga yang membentuk pemikiran pemilih, tapi media masa. Karena medialah yang menyuguhkan profil dan dialog tentang calon,” ungkapnya. (niken/trisna/hupmas)

KPU SURABAYA RAPAT POKJA KAMPANYE PILWALI SURABAYA

Hupmas, SURABAYA – Rabu (16/09/2020) KPU Kota Surabaya menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye Pemilihan Serentak Lanjutan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020. Bertempat di Kantor KPU Kota Surabaya, Jalan Adityawarman No. 87, turut hadir peserta rapat dari perwakilan KPU Provinsi Jawa Timur dan Bawaslu Kota Surabaya. Acara dibuka oleh Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan, Agus Turcham. Kemudian diisi materi dari Gogot Cahyo Baskoro selaku Komisioner KPU Jatim Divisi Sosdiklih dan Parmas. Dalam sambutannya, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan, Agus Turcham mengatakan, rapat pokja diperlukan untuk memberikan acuan awal tentang pelaksanaan tahapan kampanye. “Sehingga nantinya kita sama-sama mendapatkan satu poin dimana nanti hal-hal yang harus kita lakukan dan kita penuhi sebagai penyelenggara tidak mengurangi hak dari peserta Pemilihan,” terang Agus Turcham. Sementara itu, Komisioner KPU Jatim Divisi Sosdiklih dan Parmas Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan materi tentang regulasi kampanye. Gogot juga menyampaikan dalam tahapan kampanye KPU Kota Surabaya perlu saling bahu-membahu dalam memfasilitasi tahapan kampanye secara proporsional. (trisna/hupmas)

HARI TERAKHIR, KPU SURABAYA LAKSANAKAN WAWANCARA KOMPETENSI CALON RELASI DI 3 BASIS

Hupmas, SURABAYA – Rabu (16/09/2020) KPU Kota Surabaya kembali melaksanakan tes wawancara kompetensi dengan format Focus Group Discussion (FGD) Relawan Demokrasi (Relasi) pada hari ketiga. Kegiatan wawancara kompetensi diadakan di Graha Swara Lantai 3 Kantor KPU Kota Surabaya dengan melakukan wawancara kepada 3 (tiga) basis pemilih. Yakni pemilih muda, disabilitas, dan keagamaan. Proses wawancara dilakukan langsung oleh Komisioner KPU Kota Surabaya secara bergantian sesuai jadwal sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Hasil dari wawancara menjadi salah satu syarat calon Relasi dapat diterima menjadi Relasi Pemilihan Wali Kota dan wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020. (trisna/hupmas)

SOSIALISASI TATAP MUKA PILWALI SURABAYA BERSAMA BANSER SURABAYA

Hupmas, SURABAYA – Minggu (13/09/2020) KPU Kota Surabaya bekerjasama dengan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kota Surabaya, menggelar Sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2020. Sosialisasi dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Huda Jalan Sencaki No. 64, Simolawang, Surabaya. Acara dibuka oleh Sekretaris Ansor Kota Surabaya, Kholil. Dalam sambutannya, Kholil menyampaikan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya harus berjalan dengan lancar dan aman. “Saya harap peserta yang hadir bisa menjadi suksesi pemilu, terlepas dari siapapun yang menang, yang penting kita sukseskan pemilu pemilihan kepala daerah,” himbaunya. Pemateri dalam sosialisasi kali ini disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Subairi dan Zainul arifin. Subairi menghimbau peserta sosialisasi agar selektif dalam menggunakan sosial media agar tidak terkena undang undang ITE di masa kampanye. “Target 77, 5 persen bukan kepentingan penyelenggara, tapi kepentingan semua warga untuk memilih pemimpin yang legitimate dan sesuai pilihan rakyat,” ungkapnya. (niken/trisna/hupmas)

HARI KEDUA PELAKSANAAN WAWANCARA KOMPETENSI, DIIKUTI CALON RELASI DARI 6 BASIS

Hupmas, SURABAYA – Selasa (15/09/2020) pelaksanaan tes wawancara kompetensi (Focus Group Discussion) Relawan Demokrasi (Relasi) telah memasuki hari kedua pelaksanaan. Kegiatan wawancara kompetensi diadakan di Graha Swara Lantai 3 Kantor KPU Kota Surabaya. Hari ini KPU Kota Surabaya telah mewawancarai 6 basis dari 10 basis yang ada. 6 basis itu adalah basis komunitas, keluarga, netizen, marjinal, perempuan, dan pemilih pemula. Proses wawancara dilakukan langsung oleh Komisioner KPU Kota Surabaya secara bergantian sesuai jadwal sejak pukul 10.00-14.00 WIB. Jadwal wawancara kompetensi masih akan berlangsung hingga hari Rabu (16/09). Adapun basis yang akan melakukan wawancara adalah Relasi basis pemilih muda, disabilitas, dan keagamaan. (trisna/hupmas)

BERITA PPK: PPS GADING SOSIALISASIKAN PILWALI KE REMAJA MASJID

Hupmas, SURABAYA – Senin (14/09/2020) sosialisasi dengan pemilih pemula dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Gading Kecamatan Tambaksari Surabaya. Para remaja masjid yang sedang berkumpul mengadakan kajian di Masjid Baitut Taqwa Jalan Kapas Gading Madya menjadi sasaran sosialisasi. Para remaja masjid yang rata-rata berstatus pelajar tersebut menyambut antusias kedatangan penyelenggaran Pemilihan tingkat kelurahan ini. Mereka merasa senang dengan adanya sosialisasi tersebut. Fery Alhadi Susanti ketua PPS kelurahan Gading mengatakan, sosialisasi perlu digalakkan khususnya di pemilih pemula. “Sosialisasi harus kita galakkan agar masyarakat mengetahui bahwa sebentar lagi akan ada gawe besar Pilkada, yaitu Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, pemilih pemula yang masih asing informasi kita utamakan,” ujar Fery. Menurut Dwi Slamet, salah satu remaja yang mengikuti sosialisasi mengatakan bahwa informasi khusunya tata cara dan siapa pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang harus dipilih dalam Pilwali 2020 merupakan informasi yang mereka sangat butuhkan. (ppk/trisna/hupmas)

Populer

Belum ada data.

🔊 Putar Suara