Berita Terkini

GENCARKAN SOSIALISASI MELALUI KPU GOES TO CAMPUS

Hupmas, SURABAYA – Selasa (27/10/2020) KPU Kota Surabaya semakin gencar melakukan sosialisasi Pemilhan Wali Kota Surabaya (Pilwali) tahun 2020. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi bertema KPU Goes To Campus. Bertempat di Bangsal Ponco Waliko Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi pemilih muda khususnya jurusan Ilmu Politik tentang Pilwali Surabaya yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. Dihadiri oleh 50 mahasiswa dan dosen UWKS. Menjadi narasumber dalam acara ini adalah Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi sebagai pembicara pertama dan Dosen Ilmu Politik UWKS Galang Geraidy sebagai pembicara kedua. Dalam paparannya, Nur syamsi mengatakan, ada dua belas hal baru yang akan hadir di TPS dalam Pemilihan kali ini. Pertama adalah kewajiban memakai masker selama berada di TPS. “Jika kemudian ada pemilih atau ada salah satu unsur di TPS itu yang tidak pakai masker maka KPU menyediakan masker, KPU Kota Surabaya telah menganggaarkan masker sejumlah pemilih, jadi misal kalau di TPS itu ada 480, maka KPU Kota Surabaya akan menyedakan masker sekali pakai sejumlah 480 buah,” jelasnya. Kemudian, Syamsi menyebut, setiap orang yang ada di TPS harus menjaga jarak minimal satu meter, penyediaan alat cuci tangan di TPS, cek suhu sebelum masuk TPS, dan penyediaan sarung tangan plastik untuk mencoblos. Berikutnya adalah penetesan tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilih, jumlah maksimal pemilih adalah 500 di setiap TPS, Petugas KPPS memakai APD, pengaturan jadwal kedatangan pemilih, penyemprotan desinfektan secara berkala di TPS, terdapat pemilih khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya diatas 37,3 derajat celcius, dan hindari kontak fisik selama di TPS. “Saya pikir dengan dua belas hal baru di TPS kami berani berkata begini, Pemilih menggunakan hak pilih di TPS kami jamin dalam kondisi aman dan nyaman,” ungkapnya. Pembicara kedua yakni dari Dosen Ilmu Politik UWKS Galang Geraidy yang menyampaikan tentang peluang dan tantangan Pemilihan Wali Kota dan wakil Wali Kota Surabaya. Usai penyampaian materi, dilakukan tanya jawab dari mahasiswa UWKS kepada narasumber. (trisna/hupmas)

BERSAMA LO PASLON, KPU SURABAYA ADAKAN RAKOR PERSIAPAN DEBAT PUBLIK PERTAMA

Hupmas, SURABAYA – Senin 26/10/2020) KPU Kota Surabaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) teknis Persiapan debat publik pertama Pasangan Calon (Paslon) dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. Rakor digelar di Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman nomor 87 Surabaya. Dihadiri LO Paslon 1 dan 2, tiga media televisi yang menyiarkan jalannya debat pertama yakni JTV, SBO TV, dan TVRI. Serta dihadiri Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi, dan Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Naafilah Astri Swaris, dan Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Turcham. Rakor dibuka oleh Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi. Dalam sambutannya Nur Syamsi mengatakan debat publik pertama akan menghadirkan panelis dari akademisi yang berkompeten. “Semuanya dari akademisi yang berkompeten, dan merumuskan tiga tema yang kemudian menjadi satu tema besar dan akan di breakdown menjadi beberapa sub tema,” jelasnya. Syamsi juga menyebut, para panelis nantinya akan bertugas untuk memberikan pertanyaan yang dirumuskan tim panelis melalui sub-sub tema dari tema besar yang telah ditetapkan di PKPU. usai sambutan, dilanjutkan dengan paparan materi dari Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Subairi. Subairi mengatakan, ada 5 orang panelis yang akan memberikan pertanayaan dalam debat publik. “Yang pertama ada Prof. Dr. H. Nurhasan, M.Kes selaku Rektor Unesa, kemudian yang kedua adalahDr. dr. Sukadiono, M.M, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Prof. Dr. David S. Perdanakusuma yang merupakan Wadek I FK Unair,” jelas Subairi. Kemudian, lanjut Bairi, ada Dr. rer. Pol Romy Hermawan, S.Sos, M. Ap. Kemudian panelis kelima yakni Akhmad Jayadi, M. EC.Dev yang merupakan akademisi dari Unair. Selain memberikan informasi terkait panelis, Rakor juga membahas mengenai aturan debat, dan pelaksanaan debat. Rencananya, debat publik pertama Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020 akan digelar pada 4 Desember 2020 mendatang, di Hotel JW Marriot Surabaya dengan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat. (trisna/hupmas)

KPU SURABAYA LAKUKAN SIMULASI PENGGUNAAN APLIKASI SIREKAP

Hupmas, SURABAYA – Sabtu (24/10/2020) KPU Kota Surabaya melakukan simulasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di bawah arahan KPU RI yang dilakukan secara daring. Bertempat di Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman nomor 87 Surabaya, jajaran Komisioner KPU beserta staf mengikuti jalannya simulasi melalui aplikasi zoom. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Soeprayitno mengatakan, simulasi pemungutan, penghitungan, rekapitulasi dan penggunaan aplikasi Sirekap berjalan lancar tanpa hambatan. “Sejauh ini tidak ada kendala di kpu kota surabaya, artinya dukungan internet juga lancar, dengan begitu ketika bicara penggunaan sirekap terkait lembar C-Hasil KWK lembar pertama, kedua, ketiga, dan keempat itu juga lancar,” jelasnya. Kedepan, KPU Kota Surabaya akan mensosialisasikan masalah pennggunaan sirekap hingga ke tingkat KPPS dengan menunggu arahan lebih lanjut dari KPU RI. (trisna/hupmas)

MELALUI DARING, KPU SURABAYA IKUTI SIMULASI PENGUNAAN APLIKASI SIREKAP

Hupmas, SURABAYA – Jumat (23/10/2020) KPU Kota Surabaya mengikuti hari pertama simulasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang diselenggarakan oleh KPU RI. simulasi ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom. Bertempat di Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman nomor 87, kegiatan ini diikuti oleh jajaran Komisioner KPU Kota Surabaya, Kasubag, dan staf bagian teknis KPU Kota Surabaya. Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Soeprayitno mengatakan, ada beberapa materi yang disampaikan oleh KPU RI mengenai proses pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara yang disertai simulasi penggunaan aplikasi Sirekap. “Jadi sirekap ini harapannya adalah mengeliminir atau bahkan mewujudkan nol kesalahan atas pelaksanaan rekapitulasi perolehan suara saat pemilihan nantinya, dimana C Hasil-KWK plano yang ada itu berlapis,” jelasnya. Rencananya, KPU Kota Surabaya akan melakukan simulasi pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi, serta penggunaan aplikasi Sirekap dengan melibatkan staf KPU Kota Surabaya pada hari Sabtu (24/10). Setelah itu, nantinya KPU Kota Surabaya juga akan meneruskan instruksi dari KPU RI kepada PPK, PPS, hingga KPPS. Harapannya, agar penyelenggara pemilihan hingga tingkat bawah dapat lebih familier dengan sistem baru ini. (trisna/hupmas)

KPU SURABAYA ADAKAN RAKOR DEBAT PUBLIK PERTAMA BERSAMA STAKE HOLDER

Hupmas, SURABAYA – Jumat malam (23/10/2020) KPU Kota Surabaya kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan debat publik pertama dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. Rakor kali ini mengundang lembaga penyiaran dan stakeholder terkait. Bertempat di Kantor KPU Kota Surabaya Jalan Adityawarman nomor 87, dihadiri stasiun Tv JTV selaku perwakilan dari 3 stasiun TV yang menyiarkan debat publik pertama, Dishub, Satpol PP, kepolisian, Bakesbangpol, BPBD Kota Surabaya. Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi dalam sambutannya mengatakan, KPU Kota Surabaya merasa perlu untuk selalu berkoordinasi dengan stake holder terkait agar pelaksanaan debat publik pertama dapat terlaksana dengan baik. “Pilkada serentak tahun 2020 di surabaya khususnya menjadi kebutuhan dan kepentingan kita semua tidak hanya oleh peserta pemilu, tidak hanya oleh KPU dan Bawaslu, tapi seluruh masyarakat diminta untuk berperan serta di dalam suksesnya pemilihan kepala daerah serentak,” jelasnya. Dalam rakor kali ini dibahas mengenai tempat pelaksanaan debat, mekanisme debat dan siapa saja yang boleh masuk dalam ruangan debat publik agar sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Rencananya debat publik akan digelar sebanyak 3 (tiga) kali. Untuk debat pertama akan digelar pada tanggal 4 November 2020 mendatang. Peserta debat yakni pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya. Peserta debat nantinya akan memaparkan visi, misi, dan program yang akan diusung. Selain itu, dalam debat publik akan dihadirkan 5 orang panelis dari berbagai universitas yang telah menandatangani pakta integritas guna memberikan pertanyaan kepada Paslon. (trisna/hupmas)

PENGUMUMAN KPU SURABAYA TENTANG PENYAMPAIAN USULAN PERTANYAAN OLEH MASYARAKAT DALAM DEBAT PUBLIK PERTAMA PILWALI SURABAYA 2020

Hupmas, SURABAYA – Pengumuman KPU Kota Surabaya nomor 1049/PL.02.4-Pu/3578/Kota/X/2020 tentang penyampaian usulan pertanyaan oleh masyarakat dalam pelaksanaan debat publik pertama pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020. Dalam pengumuman ini, KPU Kota Surabaya membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat Kota Surabaya, untuk berperan serta mengajukan pertanyaan debat publik pertama kepada Pasangan Calon. Adapun dasar, materi debat publik pertama, dan tata cara pengajuan pertanyaan dapat dilihat pada link berikut: 1049 Penyampaian usulan pertanyaan

Populer

Belum ada data.

🔊 Putar Suara