Berita Terkini

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI TERTULIS CALON ANGGOTA PPS PILWALI SURABAYA TAHUN 2020

Hupmas, SURABAYA – Menindaklanjuti hasil seleksi tertulis calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020, berikut disampaikan Pengumuman Nomor 121/PP.04.2-Pu/04/KPU-Kot/III/2020 tentang Hasil Seleksi Tertulis Calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020. Nama-nama sebagaimana dimaksud dapat mengikuti wawancara yang akan dilaksanakan pada: Hari/tanggal           : Rabu s.d Jumat, 11s.d 13 Maret 2020 (jadwal terlampir) Pukul                      : 09.00 WIB s.d selesai Tempat                   : Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya, Jl. Adityawarman 87, Surabaya Catatan                   : Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas kependudukan sebagaimana yang telah dilampirkan pada saat pendaftaran; Membawa tanda pengenal atau name tag sebagaimana yang telah digunakan pada saat seleksi tertulis; Membawa alat tulis; Berpakaian sopan, rapi, dan bersepatu; serta Mohon hadir 30 menit sebelum wawancara dimulai. Masyarakat dapat menyampaikan tanggapan tertulis terhadap nama-nama sebagaimana dalam pengumuman dengan melampirkan salinan KTP atau identitas lainnya sampai dengan tanggal 10 Maret 2020 melalui: Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jl. Adityawarman 87, Surabaya Surat elektronik ppspilwalisby2020@gmail.com Pengumuman selengkapnya dapat di unduh melalui link berikut : http://bit.ly/PengumumanseleksitertulisPPS

RAPAT PERSIAPAN SIDANG DAN SOSIALISASI KODE ETIK PENYELENGGARA PEMILU

Hupmas, SURABAYA – Jumat malam (06/03/2020) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar Rapat Persiapan Sidang dan Sosialisasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang dipimpin oleh Anggota DKPP, Teguh Prasetyo ini diadakan sebagai forum koordinasi untuk mempersiapkan sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran KEPP perkara Nomor 17-PKE-DKPP/II/2020 di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya, Sabtu (7/3/2020) hari ini, pukul 15.00 WIB. Forum ini juga menjadi wahana sosialisasi DKPP mengenai pengambilan keputusan yang mengedepankan prinsip keadilan bermartabat. Hadir dalam sosialisasi adalah Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi beserta Anggota KPU lainnya yakni Soeprayitno, Muh. Kholid Asyadulloh, Naafilah Astri Swarits, dan Subairi. Hadir pula Tim Pemeriksa Daerah (TPD) dari unsur tokoh masyarakat Hananto Widodo dan Abdul Kholik, serta KPU Jawa Timur Rochani. Koordinator Sekretaris (Koorsek) Bawaslu dan perwakilan Sekretaris KPU Jawa Timur turut hadir. “Banyak masuk perkara terkait perkara rekrutmen Panwascam dan PPK. Aduan tersebut bertujuan untuk membangun demokrasi yang lebih baik,” kata Teguh. Menurutnya, banyak keputusan DKPP yang bermanfaat oleh para penyelenggara Pemilu. Sebab, para penyelenggara Pemilu nantinya dapat mempelajari pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu sehingga nantinya tidak akan mengulangi kesalahan yang sudah-sudah. “Ini harus lebih hati-hati terutama di Jatim yang melaksanakan Pilkada di 19 Kabupaten/Kota,” ucap pria yang telah menulis 38 buku ini. Dengan demikian, lanjut Teguh, seluruh penyelenggara Pemilu di Indonesia harus memiliki integritas dan dengan sendirinya pun Pemilu memiliki jati diri yang berasaskan luber dan jurdil. Teguh menambahkan, saat ini terdapat beberapa putusan DKPP yang sedang disoroti oleh media-media daerah. Putusan-putusan tersebut antara lain berkaitan dengan asusila, masalah tidak ikut pleno, masalah uang, masalah suara penghilangkan suara. “Mental penyelenggara pemilu harus kuat dalam menghadapi segala godaan dari berbagai cara di mana pun, kapan pun dan dari siapa pun,” tutup Guru Besar Hukum Pidana Universitas Pelita Harapan (UPH) ini. (*)

RAPAT PERSIAPAN SIDANG DAN SOSIALISASI KODE ETIK PENYELENGGARA PEMILU

Hupmas, SURABAYA – Jumat malam (06/03/2020) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar Rapat Persiapan Sidang dan Sosialisasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang dipimpin oleh Anggota DKPP, Teguh Prasetyo ini diadakan sebagai forum koordinasi untuk mempersiapkan sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran KEPP perkara Nomor 17-PKE-DKPP/II/2020 di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya, Sabtu (7/3/2020) hari ini, pukul 15.00 WIB. Forum ini juga menjadi wahana sosialisasi DKPP mengenai pengambilan keputusan yang mengedepankan prinsip keadilan bermartabat. Hadir dalam sosialisasi adalah Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi beserta Anggota KPU lainnya yakni Soeprayitno, Muh. Kholid Asyadulloh, Naafilah Astri Swarits, dan Subairi. Hadir pula Tim Pemeriksa Daerah (TPD) dari unsur tokoh masyarakat Hananto Widodo dan Abdul Kholik, serta KPU Jawa Timur Rochani. Koordinator Sekretaris (Koorsek) Bawaslu dan perwakilan Sekretaris KPU Jawa Timur turut hadir. “Banyak masuk perkara terkait perkara rekrutmen Panwascam dan PPK. Aduan tersebut bertujuan untuk membangun demokrasi yang lebih baik,” kata Teguh. Menurutnya, banyak keputusan DKPP yang bermanfaat oleh para penyelenggara Pemilu. Sebab, para penyelenggara Pemilu nantinya dapat mempelajari pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu sehingga nantinya tidak akan mengulangi kesalahan yang sudah-sudah. “Ini harus lebih hati-hati terutama di Jatim yang melaksanakan Pilkada di 19 Kabupaten/Kota,” ucap pria yang telah menulis 38 buku ini. Dengan demikian, lanjut Teguh, seluruh penyelenggara Pemilu di Indonesia harus memiliki integritas dan dengan sendirinya pun Pemilu memiliki jati diri yang berasaskan luber dan jurdil. Teguh menambahkan, saat ini terdapat beberapa putusan DKPP yang sedang disoroti oleh media-media daerah. Putusan-putusan tersebut antara lain berkaitan dengan asusila, masalah tidak ikut pleno, masalah uang, masalah suara penghilangkan suara. “Mental penyelenggara pemilu harus kuat dalam menghadapi segala godaan dari berbagai cara di mana pun, kapan pun dan dari siapa pun,” tutup Guru Besar Hukum Pidana Universitas Pelita Harapan (UPH) ini. (*)

KPU SURABAYA TERIMA KUNJUNGAN KERJA ANGGOTA DPD RI

Hupmas, SURABAYA – Kamis pagi (05/03/2020), KPU Surabaya terima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ahmad Nawardi. Bertempat di Ruang Rapat KPU Surabaya, Ahmad Nawardi bertemu dengan anggota KPU Surabaya, Subairi dan Naafilah Astri Swarist, Sekretaris KPU Surabaya, Sunarno Aristono beserta staf sekretariat KPU Surabaya. Ahmad Nawardi, anggota Komite 1 DPD RI menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya adalah untuk menerima masukan dan juga inventaris masalah selama pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan. “Harapan saya pelaksanaan Pemilihan nanti berjalan dengan lancar. Terlebih di KPU Surabaya ini sudah ada bapaslon yang bisa memenuhi syarat minimal dukungan. Ini adalah sebuah kerja bagus dari KPU Surabaya dalam mensosialisasikan tahapan pencalonan,” ungkap Ahmad Nawardi. Dari KPU Surabaya sendiri, baik Subairi dan Naafilah menyampaikan beberapa kendala dan juga tantangan bagi KPU dalam menyelenggarakan Pemilihan. “Menjadi sebuah tantangan bagi KPU Surabaya dalam melaksanakan Pemilihan yang baik dan lancar. Dengan luas dan jumlah DPT yang besar menjadi tantangan sendiri bagi KPU Surabaya,” jelas Naafilah. Kunjungan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sembari melihat aktivitas/kegiatan di KPU Surabaya, terutama kegiatan verifikasi administrasi dukungan Bapaslon Perseorangan. (guh/esar)

KPU SURABAYA MULAI LAKUKAN VERIFIKASI ADMINISTRASI DUKUNGAN BAPASLON PERSEORANGAN

Hupmas, SURABAYA – Selasa (03/03/2020), KPU Surabaya mulai laksanakan verifikasi administrasi terhadap dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Perseorangan Moh. Yasin dan Gunawan. Bertempat di Aula Graha Swara, Lt. 3 Kantor KPU Surabaya, verifikasi administrasi dilakukan terhadap dukungan antara KTP atau Surat Surat Keterangan terhadap B.1 – KWK Perseorangan dengan B.1.1-KWK Perseorangan dan hasil rekap di Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Verifikasi administrasi sendiri dibagi menjadi 2 shift, pertama dengan melibatkan staf sekretariat KPU Surabaya yang dimulai pukul 08.00 – 16.00 WIB dan shift Kedua dimulai Pukul 18.00 s.d. 02.00 WIB dengan melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Dalam pelaksanaan verifikasi administrasi, KPU Surabaya langsung diawasi oleh Bawaslu Kota Surabaya. Meskipun tahapan verifikasi administrasi terhadap dukungan bapaslon perseorangan ini masih sampai dengan tanggal 25 Maret 2020 namun KPU Surabaya berharap dengan pembagian kerja dan melibatkan PPK ini bisa selesai. (guh/esar)

KPU SURABAYA GELAR SELEKSI TERTULIS CALON ANGGOTA PPS PILWALI SURABAYA 2020

Hupmas, SURABAYA – Rabu pagi (04/03/2020), KPU Surabaya gelar seleksi tertulis calon Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilwali Surabaya Tahun 2020. Acara yang berlangsung di Islamic Center Surabaya, Jl. Dukuh Kupang No. 122-124, Surabaya tersebut berlangsung serentak untuk calon anggota PPS di 154 Kelurahan yang tersebar di 31 Kecamatan di Kota Surabaya. Sebagaimana yang telah diumumkan sebelumnya dalam Pengumuman Nomor 108 tentang Hasil Penelitian Administrasi Kelengkapan Persyaratan Calon Anggota PPS Yang Memenuhi Syarat Untuk Pilwali Surabaya Tahun 2020, jumlah peserta yang lolos administrasi dan berhak mengikuti seleksi tes tertulis adalah 1.164 peserta. Seleksi tes tertulis berjalan dengan lancar dan tertib. (guh/esar)

Populer

Belum ada data.

🔊 Putar Suara